KAMPAR – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kampar, Dwianto Prihartono, menghadiri pelantikan Ketua Lembaga Adat Kampar (LAK) Kabupaten Kampar periode 2026-2031 di Balai Adat Kampar, Bangkinang Kota, Minggu (8/11/2026).
Kehadiran Dwianto Prihartono dalam kegiatan tersebut mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, I Dewa Gede Wirajana.
Pelantikan berlangsung meriah dan kental dengan nuansa adat istiadat Kampar. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kampar Ahmad Yuzar, mantan Bupati Kampar dua periode H. Jefri Noer, para datuk, ninik mamak, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan.
Dalam prosesi tersebut, Datuk Besar H. Marwas, Datuk Bosou, Khalifah Kampar Kiri, resmi dilantik sebagai Ketua LAK Kampar periode 2026-2031. Marwas sebelumnya terpilih secara mutlak melalui Musyawarah Besar (Mubes) LAK ke-5 pada 13 September 2026.
Prosesi pelantikan diwarnai berbagai tradisi adat, mulai dari bunyi oguong, cilempong, dan kubano yang mengiringi kedatangan para pemangku adat hingga tradisi makan bajambau. Penyembelihan dua ekor kerbau menjadi bagian dari ungkapan rasa syukur sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat adat.
Kajari Kampar, Dwianto Prihartono, menyampaikan apresiasi atas pelantikan kepengurusan LAK Kampar yang baru. Menurutnya, lembaga adat memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat istiadat serta budaya yang menjadi identitas masyarakat Kampar.
Ia berharap kepengurusan LAK periode 2026-2031 dapat menjalankan amanah dengan baik, menjaga persatuan, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
“Adat dan budaya merupakan bagian penting dari identitas suatu daerah. Kami berharap Lembaga Adat Kampar terus berperan dalam menjaga nilai-nilai adat, memperkuat persatuan masyarakat, serta menjadi mitra yang baik bagi seluruh unsur dalam membangun Kabupaten Kampar,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar berharap LAK dapat menjadi wadah pemersatu, menjaga marwah adat, serta mengimplementasikan falsafah adat Kampar, Tali Bapilin Tigo, Tigo Tungku Sajoghangan.
Ketua LAK Kampar, Datuk H. Marwas, juga menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran lembaga adat dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai adat istiadat sebagai identitas masyarakat Kampar.(***)







