Bangkinang – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kabupaten Kampar, Zulfikar, mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban dan kelancaran selama pelaksanaan tradisi Aghi Ayo Onam 1447 Hijriah yang akan digelar pada Sabtu, 28 Maret 2026, dan dipusatkan di Kecamatan Bangkinang.
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pemerintah daerah untuk memastikan rangkaian tradisi ziarah kubur tahunan itu berlangsung aman, tertib, serta tetap mengedepankan nilai budaya masyarakat Kampar.
Zulfikar menyampaikan ucapan selamat melaksanakan tradisi Aghi Ayo Onam sekaligus memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat.
“Minal aidzin walfaidzin. Mari kita rayakan Aghi Ayo Onam dengan khidmat, menjaga ketertiban umum, dan menghindari hal-hal yang dapat mengganggu keamanan,” ujarnya, Jum’at (27/03/2026).
Ia menegaskan bahwa Aghi Ayo Onam merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis dan spiritual bagi masyarakat Kampar.
Karena itu, masyarakat diminta berperan aktif menjaga suasana tetap tertib, terutama di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi penumpukan massa.
Mengacu pada imbauan Bupati Kampar, Zulfikar juga meminta warga yang mengikuti prosesi untuk mengutamakan penggunaan kendaraan roda dua.
Menurutnya, langkah ini penting untuk mengurai potensi kemacetan di akses utama menuju Bangkinang yang biasanya mengalami lonjakan kendaraan pada puncak peringatan.
“Kami berharap masyarakat memahami situasi di lapangan. Penggunaan roda dua akan membantu kelancaran arus lalu lintas dan memudahkan petugas dalam pengaturan,” kata Zulfikar.
Ia menambahkan, personel Satpol-PP telah disiagakan untuk mendukung pengamanan, pengaturan keramaian, serta memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib hingga akhir acara.
Zulfikar berharap kolaborasi antara warga dan petugas dapat menjaga tradisi Aghi Ayo Onam tetap menjadi kebanggaan dan identitas budaya masyarakat Kampar.(ADV)







