Menu

Mode Gelap
Eko Sutrisno Rangkul Perusahaan Turun Tangan Perbaiki Jalan Lipat Kain–Gema Halal Bihalal KONI Kampar dan Pengurus Cabor Berlangsung Hangat, Silaturahmi Dipererat Lewat Momen Kebersamaan Eksepsi Abdul Wahid: Dakwaan Tidak Lengkap, Tidak Jelas, dan Tidak Sah Pemkab Kampar Lantik 26 Pejabat Baru, Pj Sekda Ardi: Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Pj Sekda Ardi: Festival Lomang Ayo Onam Harus Jadi Penjaga Identitas Budaya Kampar Antisipasi Kemacetan, Plt Kasatpol-PP Kampar Zulfikar Minta Masyarakat Tertib Berkendara Saat Aghi Ayo Onam

Advertorial

Disdikpora Kampar Dorong Sekolah Susun RKAS Sesuai Peta Mutu Pendidikan

badge-check


					Disdikpora Kampar Dorong Sekolah Susun RKAS Sesuai Peta Mutu Pendidikan Perbesar

KAMPAR, – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar menggelar audiensi dengan pihak sekolah guna memastikan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) tahun anggaran 2026 mengacu pada Rapor Pendidikan.

Audiensi tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Disdikpora Kabupaten Kampar, Bangkinang, Rabu (14/1/2026), dan diikuti oleh kepala sekolah, operator sekolah, serta bendahara.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kabupaten Kampar, Helmi, mengatakan audiensi ini bertujuan untuk memastikan program peningkatan mutu sekolah disusun berdasarkan kondisi riil yang tergambar dalam Rapor Pendidikan masing-masing satuan pendidikan.

“Rapor Pendidikan memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi sekolah berdasarkan standar pelayanan minimal, mulai dari literasi, numerasi, karakter, kepemimpinan, kualitas pembelajaran, hingga iklim sekolah,” kata Helmi.

Ia menjelaskan, data dalam Rapor Pendidikan yang diperkuat dengan hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) menjadi dasar utama dalam penyusunan program dan penganggaran sekolah.

Menurut Helmi, RKAS yang disusun sekolah harus difokuskan pada perbaikan indikator-indikator yang masih lemah atau berada pada kategori merah dalam Rapor Pendidikan.

“Sekolah harus menyusun RKAS sesuai kebutuhan nyata. Ibaratnya, membeli obat harus sesuai dengan penyakit yang ada di sekolah,” ujarnya.

Helmi menambahkan, audiensi ini dilaksanakan secara bertahap selama enam hari. Hingga hari ketiga pelaksanaan, sebanyak 33 kepala sekolah telah mengikuti kegiatan tersebut, dengan kuota 11 sekolah setiap hari.

Kegiatan audiensi ini diprioritaskan bagi sekolah dasar (SD) di setiap kecamatan yang memiliki jumlah peserta didik lebih dari 300 orang. Selain kepala sekolah, kegiatan ini juga melibatkan operator dan bendahara sekolah agar perencanaan dan pengelolaan anggaran berjalan selaras.

“Target utama kami adalah agar RKAS tahun anggaran 2026 benar-benar disusun berbasis peta mutu yang tertuang dalam Rapor Pendidikan,” kata Helmi.

Ia berharap, melalui audiensi ini, program yang dirancang sekolah dapat lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar.(Advertorial)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Eko Sutrisno Rangkul Perusahaan Turun Tangan Perbaiki Jalan Lipat Kain–Gema

1 April 2026 - 19:40 WIB

Halal Bihalal KONI Kampar dan Pengurus Cabor Berlangsung Hangat, Silaturahmi Dipererat Lewat Momen Kebersamaan

1 April 2026 - 11:59 WIB

Eksepsi Abdul Wahid: Dakwaan Tidak Lengkap, Tidak Jelas, dan Tidak Sah

30 Maret 2026 - 20:13 WIB

Pemkab Kampar Lantik 26 Pejabat Baru, Pj Sekda Ardi: Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

30 Maret 2026 - 10:03 WIB

Pj Sekda Ardi: Festival Lomang Ayo Onam Harus Jadi Penjaga Identitas Budaya Kampar

28 Maret 2026 - 05:54 WIB

Trending di Advertorial