KAMPA -(VOICERIAU)- Pemerintah Kabupaten Kampar terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan perkebunan masyarakat. Hal itu terlihat saat Wakil Bupati Kampar Misharti meninjau kondisi embung dan waduk irigasi di Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampa, Selasa (28/10/2025).
Dalam peninjauan tersebut, Misharti didampingi Kepala Dinas PMD Lukmansyah Badoe, Camat Kampa Jupri, serta Kepala Desa Pulau Birandang Tomas Renaldo.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur pengairan yang menjadi tumpuan utama para petani di wilayah tersebut.
Infrastruktur vital bagi pertanian rakyat
Embung dan waduk Pulau Birandang berperan penting dalam mengairi ratusan hektar lahan pertanian warga. Namun, hasil tinjauan di lapangan menemukan sejumlah titik yang mengalami sedimentasi, kebocoran, dan kerusakan yang perlu segera diperbaiki.
“Embung dan waduk ini bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga simbol harapan masyarakat untuk masa depan pertanian yang lebih baik. Kami akan pastikan pengelolaannya dilakukan secara profesional dan berkelanjutan,” ujar Misharti.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Kampar akan melakukan revitalisasi dan optimalisasi fungsi embung melalui perbaikan jaringan irigasi dan sistem pengelolaan air yang lebih efisien.
Pemerintah daerah juga meminta laporan teknis dari pemerintah desa sebagai dasar pengajuan anggaran perbaikan pada tahun 2026.
Dorong partisipasi masyarakat
Tak hanya fokus pada perbaikan fisik, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur irigasi.
Ia mengajak warga menjadi bagian aktif dalam pengelolaan air, termasuk menjadikan waduk sebagai sumber air multifungsi, tidak hanya untuk pertanian, tetapi juga pengembangan kolam apung dan perikanan rakyat.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pengelola yang cerdas dan mandiri. Edukasi adalah kunci,” tambah Misharti.
Dukung ketahanan pangan lokal
Langkah revitalisasi embung ini sejalan dengan upaya Pemkab Kampar untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendorong kemandirian ekonomi berbasis pertanian.
Pemerintah menilai pengelolaan air yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas lahan serta kesejahteraan petani.
“Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Kampar dalam mendukung sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan. Jika sudah diperbaiki, kami berharap semua pihak dapat menjaga dan merawat infrastruktur ini sebagai aset bersama, tutupnya.(FLS)







