KAMPAR, voiceriau.com – Musyawarah Daerah (Musda) PAN se-Riau yang dibuka Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melalui daring pada Sabtu (29/11/2025) menjadi panggung penting bagi DPD PAN Kabupaten Kampar.
Dalam forum tersebut, Zulpan Azmi kembali dipercaya memimpin DPD PAN Kampar untuk periode kedua, menandai kelanjutan kepemimpinan yang diharapkan mampu mendorong partai melompat lebih jauh pada Pemilu 2029.
Zulpan ditetapkan sebagai ketua formatur bersama Muhammad Warit sebagai sekretaris dan Rizal Rambe sebagai bendahara.
Komposisi ini menandai perubahan sebagian struktur dari periode sebelumnya (2020–2025), ketika Zulpan didampingi Sekretaris Diski dan Bendahara Muhammad Warit.
Dalam pidatonya, Zulpan tidak menutupi bahwa periode kedua ini membawa tantangan lebih besar.
“Tugas ke depan sangat berat, tidak mungkin bisa diemban oleh satu dua orang. Kita butuh kekuatan yang besar,” ujarnya.
Dengan posisi PAN di Kampar yang tengah berupaya memperbesar pengaruh politiknya, Zulpan menegaskan bahwa konsolidasi internal harus menjadi prioritas. Setiap kader diwajibkan siap bekerja, mengikuti instruksi, dan siap ditempatkan di mana pun ketika dibutuhkan.
DPD PAN Kampar memasang target ambisius: menjadi pemenang Pemilu di Kabupaten Kampar dan meraih delapan kursi DPRD pada pemilu berikutnya. Angka ini dianggap realistis oleh Zulpan, terutama dengan penguatan struktur hingga tingkat desa dan TPS.
Zulhas, yang membuka Musda, juga menegaskan harapan serupa. Ia menyampaikan bahwa Kampar harus menjadi salah satu daerah yang memberikan lonjakan signifikan bagi PAN secara nasional.
“2029 atau 2031, kita berharap Kampar delapan kursi,” tegas Zulpan.
Di bawah kepemimpinan Zulpan, DPD PAN Kampar akan menerapkan strategi pemenangan berbasis TPS. Setiap calon legislatif diwajibkan membangun jaringan relawan satu TPS satu relawan, sebuah pola yang menurut Zulpan akan menjadi tulang punggung pemenangan.
Setiap pemilihan pun disebut harus memiliki empat simpul pemenangan, satu dari caleg DPRD kabupaten, satu dari DPRD provinsi, satu dari DPR RI, dan satu dari unsur pusat (Ketua Umum). Seluruh pola ini akan dirumuskan kembali dalam waktu dekat.
Selain itu, “Dalam tiga bulan seluruh kader akan dievaluasi,” ujar Zulpan. Evaluasi ini untuk memastikan kesiapan mesin politik sebelum masuk tahun-tahun krusial.
Selain target politik, Zulpan menyiapkan penguatan organisasi melalui rencana pembangunan kantor DPD baru pada 2026 serta pengadaan ambulans untuk membantu program sosial PAN di Kampar dalam rentang 2025–2030.
Langkah ini dianggap penting untuk meningkatkan kehadiran dan pelayanan partai di masyarakat.
Kembali terpilihnya Zulpan Azmi sebagai Ketua DPD PAN Kampar menunjukkan kepercayaan struktur dan kader terhadap kepemimpinan yang telah ia bangun selama lima tahun terakhir.
Periode kedua ini menempatkannya dalam posisi strategis untuk membawa PAN Kampar menuju target politik yang jauh lebih besar.
Di tengah arahan nasional dari Zulhas yang meminta kader memahami kebijakan pemerintah dan memperkuat basis relawan, DPD PAN Kampar berada pada fase konsolidasi menyeluruh.
Dengan target besar, mesin partai yang diperketat, dan strategi pemenangan berbasis TPS, Zulpan Azmi kini memasuki periode kedua dengan beban berat sekaligus peluang politik yang lebih luas. PAN Kampar berharap lompatan besar itu dapat diwujudkan dalam peta politik 2029.(FLS)







