Menu

Mode Gelap
PWI Kampar Hadirkan Turnamen Mini Soccer, Bangun Silaturahmi Lewat Olahraga Menimbang Sikap Diam Abdul Wahid dan Membaca Niat di Ruang Sidang KONI Kampar Juara Mini Soccer Cup 2026, Tampil Dominan di Final Kisah Haru Anak di Ukui, Kumpulkan Makanan MBG untuk Ayah yang Dipenjara Monitoring ke Sekolah, Plt Kadisdikpora Kampar Soroti Kesiapan ASN dan Infrastruktur Perkuat Respons Darurat, Satpol PP Kampar Siap Kolaborasi dengan Damkar dan BPBD

Daerah

Operasi PETI Kuantan 2025 Dimulai, Gubernur Riau: Tak Ada Toleransi untuk Tambang Ilegal!

badge-check


					Operasi PETI Kuantan 2025 Dimulai, Gubernur Riau: Tak Ada Toleransi untuk Tambang Ilegal! Perbesar

KUANTAN SINGINGI – Pemerintah Provinsi Riau bersama Kepolisian Daerah (Polda) Riau resmi memulai Operasi PETI Kuantan 2025 pada Kamis pagi (31/7/2025).

Operasi ini ditandai dengan digelarnya Apel Gelar Pasukan di bawah Jembatan Gantung, Desa Seberang Taluk, Kabupaten Kuantan Singingi, pukul 07.00 WIB.

Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, didampingi Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan. Turut hadir unsur Forkopimda dari tingkat provinsi dan kabupaten, seperti Kajati Riau, Danrem 031/Wira Bima, Wakapolda Riau, Bupati Kuansing, Kapolres Kuansing, serta jajaran pejabat utama Polda Riau dan pimpinan OPD terkait.

Dalam sambutannya, Gubernur Wahid menyatakan bahwa tidak ada lagi ruang kompromi terhadap praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang selama ini merusak ekosistem sungai dan lingkungan hidup di Kuansing. Apalagi menjelang gelaran nasional Festival Pacu Jalur 2025 yang menjadi kebanggaan daerah.

“Saya, bersama Bapak Kapolda, Danrem, Kajati, dan Bupati Kuansing, sepakat: tidak ada lagi toleransi terhadap aktivitas merusak lingkungan, terutama di wilayah sungai. Sungai adalah sumber air, sumber budaya, dan bagian dari marwah kita,” tegas Wahid.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemprov Riau tengah menyiapkan skema Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). WPR diharapkan menjadi jalan keluar legal bagi masyarakat agar tetap bisa beraktivitas ekonomi tanpa merusak lingkungan.

“Kita tidak ingin masyarakat hanya ditindak. Harus ada alternatif ekonomi yang legal, aman, dan produktif,” tambah Wahid.

Fokus pada Green Policing

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menjelaskan bahwa Operasi PETI Kuantan 2025 merupakan bagian dari pendekatan Green Policing, yakni penegakan hukum berbasis pada pelestarian alam dan kesadaran kolektif masyarakat.

Kapolda menyebut ada tiga fokus utama dalam operasi ini:

1. Kerja bakti massal (korvei bersama) untuk membersihkan lingkungan, khususnya aliran sungai.

2. Pemantauan kualitas air secara rutin, dari hulu ke hilir.

3. Penguatan kamtibmas berbasis komunitas, melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.

“Kami juga sudah menjalin koordinasi dengan pihak di Sumatera Barat. Kerusakan lingkungan ini tidak mengenal batas wilayah administratif. Persepsi publik terbentuk cepat hanya lewat satu unggahan media sosial,” ungkap Herry.

Menurut Kapolda, menjaga citra positif Riau sebagai provinsi dengan nilai indeks kualitas lingkungan yang sudah menyentuh angka 90, hanya bisa dicapai jika semua pihak bekerja sama menjaga lingkungan.

“Nilai ini bisa naik ke 91 atau 92. Tapi itu hanya mungkin kalau kita jaga bersama,” imbuhnya.

Pemasangan Plang & Penanaman Pohon

Usai apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan plang peringatan larangan aktivitas PETI di sejumlah area rawan tambang ilegal. Plang tersebut mencantumkan dasar hukum serta ancaman pidana yang berlaku bagi para pelaku.

Sebagai simbol komitmen terhadap kelestarian lingkungan, dilakukan pula penanaman pohon secara simbolik di sepanjang bantaran sungai Kuantan.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib. Operasi PETI Kuantan 2025 akan berlangsung hingga pertengahan Agustus, bersamaan dengan pelaksanaan Festival Pacu Jalur Nasional, sebagai bagian dari upaya pengamanan dan pemulihan lingkungan secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.

Reporter: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Humas Polres Kampar

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PWI Kampar Hadirkan Turnamen Mini Soccer, Bangun Silaturahmi Lewat Olahraga

25 April 2026 - 19:39 WIB

Menimbang Sikap Diam Abdul Wahid dan Membaca Niat di Ruang Sidang

25 April 2026 - 10:30 WIB

KONI Kampar Juara Mini Soccer Cup 2026, Tampil Dominan di Final

24 April 2026 - 23:08 WIB

Kisah Haru Anak di Ukui, Kumpulkan Makanan MBG untuk Ayah yang Dipenjara

22 April 2026 - 21:12 WIB

Monitoring ke Sekolah, Plt Kadisdikpora Kampar Soroti Kesiapan ASN dan Infrastruktur

22 April 2026 - 20:35 WIB

Trending di Advertorial

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Pengamatan Perkembangan Konsumsi Konten Digital yang Menunjukkan Lonjakan Signifikan
Perubahan Pola Online Muncul Seiring Habanero Semakin Sering Terlihat
Struktur Analisis Alur Permainan Mahjong Ways Kasino Online melalui Momentum Sesi dan Aktivitas Gameplay
Elaborasi Sebaran Winrate Dinamis Mahjong Ways Terkait Pola Bermain dan Pergerakan Modal
Eksplorasi Mekanisme RTP Adaptif Mahjong Ways dalam Membentuk Pola Bermain Berdasarkan Jam dan Distribusi Modal
Interaksi Pengguna Mulai Berubah Ketika Mahjong Ways 2 Tampil Lebih Konsisten
Starlight Princess Hadirkan Bonus Bintang Premium dengan Peluang Hadiah Maksimal
Super Scatter Tawarkan Bonus Tambahan melalui Sistem yang Lebih Cepat
Pendalaman Pola Ritme Sesi Mahjong Ways Kasino Online terkait Spin dan Dinamika Permainan
Eksplorasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online dalam Observasi Premium dan Variasi Gameplay
Mahjong Ways Menyajikan Bonus Kombinasi Baru dengan Nilai yang Lebih Tinggi
Studi Pertumbuhan Platform Interaktif dalam Menunjang Hiburan Modern
Kajian Terkini tentang Perubahan Hiburan Digital di Era Mobile First
Eksplorasi Pola Ritme Permainan Mahjong Ways Kasino Online dalam Fase Akhir dan Variasi Gameplay
Interpretasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online melalui Observasi Simbol Premium dan Dinamika Gameplay