KAMPAR — Anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Fraksi Partai Golkar, Agus Candra, menegaskan bahwa media massa memiliki peran vital sebagai benteng informasi publik dan garda terdepan dalam menangkal hoaks di era digital. Ia menilai, kekuatan media yang profesional menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan stabilitas bangsa.
“Media massa sangat strategis sebagai penangkal informasi hoaks. Karena itu, media menjadi garda terdepan untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan stabilitas bangsa,” ujar Agus Candra di Bangkinang, Kamis (9/10/2025).
Pandangan tersebut sejalan dengan pernyataan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid, yang juga politisi Partai Golkar. Menurut Meutya, pers tetap menjadi bagian penting dalam menjaga demokrasi di tengah kemajuan teknologi dan derasnya arus disinformasi.
Agus menilai, pesan tersebut sangat relevan untuk konteks daerah. Ia menegaskan bahwa media harus kembali mendapat kepercayaan publik dengan menyajikan berita yang jujur, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Integritas media adalah benteng terakhir melawan hoaks dan perpecahan. Pers yang kuat berarti demokrasi yang sehat,” katanya.
Selain itu, Agus juga mendorong kerja sama erat antara media dengan Pemerintah Kabupaten Kampar, khususnya dalam hal penguatan komunikasi publik dan transparansi informasi. Ia menyoroti pentingnya dukungan konkret pemerintah terhadap media melalui anggaran komunikasi dan publikasi tahun 2026.
“Saya menekankan pentingnya kolaborasi media dengan Pemkab Kampar, khususnya dengan Bupati Kampar Bapak Ahmad Yuzar melalui Diskominfo Kampar. Anggaran media tahun 2026 harus diperkuat agar komunikasi publik berjalan efektif dan profesional,” ujar Agus.
Agus menambahkan, dukungan terhadap media bukan semata soal alokasi dana, tetapi tentang tanggung jawab bersama menjaga ekosistem informasi yang sehat di daerah. Ia juga menekankan pentingnya peran insan pers dalam memberikan informasi yang membangun dan edukatif kepada masyarakat.
“Kita ingin pemberitaan di daerah tumbuh sehat, wartawan terfasilitasi, dan masyarakat mendapatkan informasi yang benar. Insan pers juga harus menghadirkan informasi yang membangun dan memberikan edukasi kepada publik. Ini tanggung jawab bersama antara pemerintah, jurnalis, dan DPRD,” katanya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers terus diperkuat agar arah kebijakan informasi publik tetap berpihak kepada transparansi dan kepentingan masyarakat.
“Dengan sinergi yang baik antara Pemkab Kampar dan insan pers, kita bisa memastikan arah informasi publik berjalan sehat dan membangun kepercayaan masyarakat,” tutupnya.(adv/fls)







