Bangkinang Kota, Voiceriau.com – Dalam suasana hangat yang penuh makna, Wakil Bupati Kampar Misharti, meluncurkan buku terbarunya berjudul “Metamorfosa: Perjalanan dari Legislatif Menuju Eksekutif”, Rabu (29/10/2025), di Balai Bupati Kampar.
Peluncuran buku yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya ke-55 itu menjadi momentum reflektif bagi perjalanan karier politik dan pengabdian seorang perempuan pemimpin di tanah Serambi Mekkah-nya Riau.
Buku ketiga karya sosok perempuan bergelar akademik lengkap Dr. Hj. Misharti S.Ag., M.Si, ini mengisahkan perjalanan panjangnya dari kursi legislatif menuju eksekutif, sekaligus menyingkap sisi-sisi pribadi dan nilai yang membentuk karakter kepemimpinannya.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, mantan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Asisten II Setdaprov Riau Helmi D, serta unsur Forkopimda dan jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Refleksi Seorang Pemimpin Perempuan
Dalam sambutannya, Misharti mengungkapkan bahwa buku ini merupakan bentuk refleksi perjalanan hidup dan pengabdian yang penuh dinamika.
Ia menuturkan bahwa pengalaman menjadi anggota legislatif hingga kini berperan sebagai eksekutif memberikan pelajaran berharga tentang arti pelayanan publik, kepemimpinan, serta keberanian menghadapi perubahan.
“Buku ini adalah catatan perjalanan sekaligus pembelajaran tentang proses, tantangan, dan perubahan yang saya alami dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat,” ujar Misharti.
“Saya berharap karya ini bisa menjadi inspirasi, terutama bagi generasi muda dan kaum perempuan yang ingin berkontribusi untuk negeri,” tambahnya.
Melalui buku ini, Misharti juga ingin menunjukkan bahwa politik bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi ruang untuk berbuat dan memberi makna.
Narasi yang disajikan menggambarkan transisi dirinya dari parlemen, ruang aspirasi rakyat ke eksekutif, yang menuntut tindakan nyata di lapangan.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang hadir langsung dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran buku tersebut.
Menurutnya, karya Misharti menunjukkan bahwa seorang pejabat publik juga dapat menyalurkan pemikiran dan pengalaman dalam bentuk karya literasi yang bernilai.
“Kami bangga dengan Ibu Wakil Bupati. Buku ini menjadi bukti nyata dedikasi beliau, tidak hanya dalam menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga dalam memberikan inspirasi bagi masyarakat,” ujar Ahmad Yuzar.
Ahmad Yuzar menilai, buku ini tidak sekadar dokumentasi perjalanan pribadi, tetapi juga potret perubahan peran perempuan dalam birokrasi dan politik lokal, yang kini semakin inklusif dan partisipatif.
Perayaan yang Penuh Makna
Peluncuran buku disambut dengan antusiasme para undangan. Acara berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diakhiri dengan momen tak terduga perayaan ulang tahun ke-55 Misharti.
Seluruh tamu yang hadir memberikan kejutan berupa kue dan ucapan selamat. Momen haru dan bahagia itu menjadi simbol dari perjalanan panjang seorang pemimpin perempuan yang terus menebar inspirasi.
“Ini adalah hari yang sangat berharga bagi saya. Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak,” ucap Misharti dengan mata berkaca-kaca.
Lebih dari Sekadar Buku
Peluncuran Metamorfosa bukan hanya tentang penerbitan karya tulis, tetapi juga tentang keteladanan seorang pemimpin daerah yang terus belajar, beradaptasi, dan menginspirasi. Buku ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang baik lahir dari refleksi diri, pengalaman, dan keberanian untuk berubah.
Melalui karya tersebut, Misharti memperlihatkan wajah lain dari seorang birokrat, humanis, reflektif, dan penuh dedikasi. Ia berharap, Metamorfosa dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Kampar untuk terus berkarya dan membangun daerah dengan semangat pengabdian.(FLS)







