BANGKINANG KOTA – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Ardi Mardiansyah, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama kabupaten/kota Indeks Harga Konsumen (IHK) se-Provinsi Riau yang digelar secara daring, Selasa (13/11).
Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di Ruang Media Center Kantor Bupati Kampar dan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi dalam memperkuat sinergi pengendalian inflasi, khususnya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan barang di daerah.
Dalam kegiatan itu, Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah didampingi oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya OPD yang membidangi perdagangan, perindustrian, pertanian, dan pangan, serta instansi lain yang memiliki peran strategis dalam pengendalian inflasi daerah.
Rakor membahas perkembangan terkini kondisi inflasi di kabupaten/kota IHK se-Provinsi Riau. Sejumlah komoditas strategis turut menjadi perhatian, seperti beras, cabai, bawang, minyak goreng, serta bahan pangan lainnya yang mempengaruhi daya beli masyarakat.
Selain melakukan evaluasi harga, masing-masing daerah juga diminta menyampaikan langkah-langkah konkret yang telah dan akan dilakukan untuk menekan laju inflasi, termasuk pemantauan harga di pasar serta pelaksanaan intervensi pasar apabila diperlukan.
Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar terus berkomitmen mendukung program pengendalian inflasi melalui penguatan koordinasi lintas OPD, pemantauan harga kebutuhan pokok secara rutin, serta pelaksanaan operasi pasar dan gerakan pangan murah.
“Melalui rapat koordinasi ini, kita dapat menyamakan persepsi dan strategi dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota lainnya agar langkah pengendalian inflasi berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Ardi Mardiansyah.
Dengan mengikuti rapat koordinasi tersebut, diharapkan Pemerintah Kabupaten Kampar dapat terus menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di tengah dinamika perekonomian daerah.(Advertorial)







