Menu

Mode Gelap
PWI Kampar Hadirkan Turnamen Mini Soccer, Bangun Silaturahmi Lewat Olahraga Menimbang Sikap Diam Abdul Wahid dan Membaca Niat di Ruang Sidang KONI Kampar Juara Mini Soccer Cup 2026, Tampil Dominan di Final Kisah Haru Anak di Ukui, Kumpulkan Makanan MBG untuk Ayah yang Dipenjara Monitoring ke Sekolah, Plt Kadisdikpora Kampar Soroti Kesiapan ASN dan Infrastruktur Perkuat Respons Darurat, Satpol PP Kampar Siap Kolaborasi dengan Damkar dan BPBD

Daerah

Dua Tahun Tidur di Pendopo RS, Warga Kampar Desak Rumah Singgah untuk Pasien Miskin di Pekanbaru

badge-check


					Demi alasan etika jurnalistik, wajah dalam foto ini sengaja ditutupi untuk melindungi privasi pasien dan keluarga. Perbesar

Demi alasan etika jurnalistik, wajah dalam foto ini sengaja ditutupi untuk melindungi privasi pasien dan keluarga.

Pekanbaru – Setiap pekan, NH (inisial) dan suaminya, SY, harus menempuh perjalanan pulang-pergi Bangkinang–Pekanbaru. Bukan untuk bekerja atau berdagang, melainkan untuk bertahan hidup.

NH adalah pasien kanker payudara stadium lanjut yang menjalani perawatan jalan di RSUD Arifin Achmad, rumah sakit rujukan utama di Provinsi Riau.

Sudah lebih dari dua tahun, pasangan ini menjalani rutinitas melelahkan tersebut. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tidak menyewa homestay atau kos. Pendopo rumah sakit menjadi satu-satunya tempat bermalam.

“Kami tidur di pendopo ini karena tidak sanggup menyewa tempat menginap. Kalau harus bolak-balik setiap hari, kondisi tubuh saya tidak kuat,” cerita NH lirih kepada voiceriau.com, Rabu (14/01/2026).

NH dan SY bukan satu-satunya. Di pendopo rumah sakit itu, banyak warga Kampar lainnya dengan kondisi serupa, pasien atau keluarga pasien yang harus menjalani perawatan lanjutan selama beberapa hari, bahkan berminggu-minggu.

Pendopo sejatinya bukan tempat menginap. Namun pihak rumah sakit memberikan toleransi atas dasar kemanusiaan.

“Untung pihak rumah sakit mengizinkan kami tidur di sini. Padahal sebenarnya pendopo ini bukan untuk menginap,” kata SY.

Sebagian besar pasien harus menjalani rangkaian pemeriksaan yang tidak bisa diselesaikan dalam sehari.

Pemeriksaan laboratorium, rontgen, hingga CT scan kerap membuat mereka harus tinggal di Pekanbaru selama dua hingga tiga hari setiap pekan.

Kondisi menjadi lebih berat ketika pasien menjalani terapi khusus seperti radioterapi.

“Kalau pengobatan sinar radioterapi, kami bisa sampai satu bulan penuh di Pekanbaru. Selama itu pula kami tidur di pendopo,” ujar SY.

NH mengakui, pelayanan medis di RSUD Arifin Achmad sangat baik. Dengan BPJS Kesehatan, seluruh biaya pengobatan ditanggung negara.

“Kami tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk berobat. Pelayanannya sangat baik,” kata NH.

Namun persoalan muncul di luar aspek medis. Kebutuhan dasar seperti tempat tinggal sementara dan makanan tambahan belum tersentuh.

Pasien kanker, menurut NH, membutuhkan asupan energi dan protein yang cukup untuk melawan efek samping pengobatan. Namun makanan rumah sakit sering kali tidak mencukupi kebutuhan tersebut.

“Kadang kami harus cari makanan tambahan di luar. Itu pun kalau ada uang,” ujarnya.

Pengalaman panjang ini mendorong NH dan warga Kampar lainnya menyuarakan harapan agar Pemerintah Kabupaten Kampar menyediakan rumah singgah bagi masyarakat miskin yang berobat di Pekanbaru.

Rumah singgah dinilai menjadi solusi realistis, terutama bagi pasien rujukan yang harus tinggal lama di ibu kota provinsi.

“Kalau ada rumah singgah, kami bisa istirahat dengan layak. Tidak perlu tidur di pendopo rumah sakit,” ujar NH.

Menurut mereka, jumlah warga Kampar yang berobat di RSUD Arifin Achmad tidak sedikit. Sebagai rumah sakit rujukan provinsi, RSUD Arifin Achmad menampung pasien dari berbagai kabupaten/kota, termasuk Kampar.

Tanpa rumah singgah, pasien miskin berada pada posisi rentan, kelelahan fisik, tekanan psikologis, dan risiko kesehatan akibat tempat istirahat yang tidak memadai.

Kisah NH menyingkap satu celah penting dalam sistem perlindungan kesehatan, jaminan medis sudah tersedia, tetapi jaminan sosial penunjang belum sepenuhnya hadir.

BPJS Kesehatan memastikan akses pengobatan, namun biaya hidup selama pengobatan, tempat tinggal sementara, konsumsi tambahan, dan kebutuhan harian, masih menjadi beban pasien miskin.

Rumah singgah bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan bentuk kehadiran negara di titik paling rapuh kehidupan warganya.

“Yang kami minta bukan mewah. Cukup tempat untuk beristirahat dengan layak saat berjuang melawan penyakit,” kata NH.

Di pendopo rumah sakit itu, harapan sederhana itu terus menggantung, menunggu untuk benar-benar didengar.(FLS)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PWI Kampar Hadirkan Turnamen Mini Soccer, Bangun Silaturahmi Lewat Olahraga

25 April 2026 - 19:39 WIB

Menimbang Sikap Diam Abdul Wahid dan Membaca Niat di Ruang Sidang

25 April 2026 - 10:30 WIB

KONI Kampar Juara Mini Soccer Cup 2026, Tampil Dominan di Final

24 April 2026 - 23:08 WIB

Kisah Haru Anak di Ukui, Kumpulkan Makanan MBG untuk Ayah yang Dipenjara

22 April 2026 - 21:12 WIB

Monitoring ke Sekolah, Plt Kadisdikpora Kampar Soroti Kesiapan ASN dan Infrastruktur

22 April 2026 - 20:35 WIB

Trending di Advertorial

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Pengamatan Perkembangan Konsumsi Konten Digital yang Menunjukkan Lonjakan Signifikan
Perubahan Pola Online Muncul Seiring Habanero Semakin Sering Terlihat
Struktur Analisis Alur Permainan Mahjong Ways Kasino Online melalui Momentum Sesi dan Aktivitas Gameplay
Elaborasi Sebaran Winrate Dinamis Mahjong Ways Terkait Pola Bermain dan Pergerakan Modal
Eksplorasi Mekanisme RTP Adaptif Mahjong Ways dalam Membentuk Pola Bermain Berdasarkan Jam dan Distribusi Modal
Interaksi Pengguna Mulai Berubah Ketika Mahjong Ways 2 Tampil Lebih Konsisten
Starlight Princess Hadirkan Bonus Bintang Premium dengan Peluang Hadiah Maksimal
Super Scatter Tawarkan Bonus Tambahan melalui Sistem yang Lebih Cepat
Pendalaman Pola Ritme Sesi Mahjong Ways Kasino Online terkait Spin dan Dinamika Permainan
Eksplorasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online dalam Observasi Premium dan Variasi Gameplay
Mahjong Ways Menyajikan Bonus Kombinasi Baru dengan Nilai yang Lebih Tinggi
Studi Pertumbuhan Platform Interaktif dalam Menunjang Hiburan Modern
Kajian Terkini tentang Perubahan Hiburan Digital di Era Mobile First
Eksplorasi Pola Ritme Permainan Mahjong Ways Kasino Online dalam Fase Akhir dan Variasi Gameplay
Interpretasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online melalui Observasi Simbol Premium dan Dinamika Gameplay