BANGKINANG KOTA – Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno, bersama Wakil Bupati Kampar, Misharti, merespons aspirasi pengurus Pesantren Sulaiman Al Fauzan terkait keberadaan pabrik yang berlokasi di kawasan Ridan Permai, Jumat (13/2/2026).
Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh Dr. Dasman Yahya Ma’ali, Lc., MA dalam pertemuan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kampar. Pihak pesantren menilai aktivitas pabrik berpotensi mengganggu kenyamanan dan ketenangan proses belajar mengajar para santri.
Eko Sutrisno menyatakan dukungannya terhadap penyampaian aspirasi tersebut. Menurut dia, DPRD memiliki fungsi pengawasan dan berkepentingan memastikan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat, terutama lingkungan pendidikan, mendapat perhatian serius.
“Kita mendukung investasi dan dunia usaha di Kampar. Namun, kenyamanan dan ketenangan lingkungan pendidikan juga harus menjadi prioritas. Karena itu perlu solusi yang adil dan bijaksana bagi semua pihak,” ujar Eko yang saat ini mendapat amanah partai sebagai Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Kampar ini.
Ia menambahkan, komunikasi terbuka antara perusahaan, pihak pesantren, dan pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk mencari titik temu. DPRD, kata dia, siap mendorong pembahasan lanjutan apabila diperlukan.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Misharti menyampaikan pemerintah daerah menerima aspirasi tersebut secara terbuka.
Ia menegaskan Pemkab Kampar akan mempelajari persoalan secara menyeluruh serta memfasilitasi komunikasi antara pihak terkait.
“Kami menerima aspirasi ini dengan terbuka. Pemerintah ingin memastikan kegiatan pendidikan berjalan dengan nyaman dan kondusif. InsyaAllah, kami akan mencari solusi terbaik agar tidak ada pihak yang dirugikan,” ujar Misharti.
Menurut Misharti, pendekatan dialog dan musyawarah menjadi kunci untuk menjaga harmonisasi antara dunia usaha dan lembaga pendidikan.
Ia berharap, melalui komunikasi yang konstruktif, persoalan tersebut dapat diselesaikan tanpa menimbulkan dampak negatif yang lebih luas.
Melalui pertemuan itu, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen mengedepankan kepentingan masyarakat serta memastikan keberlangsungan pendidikan tetap terjaga di tengah aktivitas pembangunan dan investasi daerah.(Advertorial)







