Menu

Mode Gelap
Gustami Siregar Klarifikasi Isu Tertidur Lewat Video, Tegaskan Sedang Dalam Kondisi Sakit Jalan Dibangun, Baliho Terbentang: Warga Kompak Ucapkan Terima Kasih ke Ropii Siregar Di Paripurna LKPJ, Rizki Ananda Tegaskan Laporan Tak Boleh Sekadar Formalitas Lantunkan Bait Lagu Amin Ambo, Amir Sebut Pemerataan Pembangunan di Kampar Hanya Dongeng Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kampar Eko Sutrisno Soroti Kemiskinan hingga Infrastruktur Pemkab Kampar Lantik Pejabat, Pj Sekda Tegaskan Fokus Bupati Ahmad Yuzar pada Peningkatan Kinerja

Advertorial

Wabup Misharti dan Eko Sutrisno Komit Cari Jalan Tengah Terkait Pabrik Dekat Pesantren

badge-check


					kiri-kanan: Wakil Bupati Kampar Misharti dan Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno Perbesar

kiri-kanan: Wakil Bupati Kampar Misharti dan Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno

BANGKINANG KOTA – Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno, bersama Wakil Bupati Kampar, Misharti, merespons aspirasi pengurus Pesantren Sulaiman Al Fauzan terkait keberadaan pabrik yang berlokasi di kawasan Ridan Permai, Jumat (13/2/2026).

Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh Dr. Dasman Yahya Ma’ali, Lc., MA dalam pertemuan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kampar. Pihak pesantren menilai aktivitas pabrik berpotensi mengganggu kenyamanan dan ketenangan proses belajar mengajar para santri.

Eko Sutrisno menyatakan dukungannya terhadap penyampaian aspirasi tersebut. Menurut dia, DPRD memiliki fungsi pengawasan dan berkepentingan memastikan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat, terutama lingkungan pendidikan, mendapat perhatian serius.

“Kita mendukung investasi dan dunia usaha di Kampar. Namun, kenyamanan dan ketenangan lingkungan pendidikan juga harus menjadi prioritas. Karena itu perlu solusi yang adil dan bijaksana bagi semua pihak,” ujar Eko yang saat ini mendapat amanah partai sebagai Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Kampar ini.

Ia menambahkan, komunikasi terbuka antara perusahaan, pihak pesantren, dan pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk mencari titik temu. DPRD, kata dia, siap mendorong pembahasan lanjutan apabila diperlukan.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Misharti menyampaikan pemerintah daerah menerima aspirasi tersebut secara terbuka.

Ia menegaskan Pemkab Kampar akan mempelajari persoalan secara menyeluruh serta memfasilitasi komunikasi antara pihak terkait.

“Kami menerima aspirasi ini dengan terbuka. Pemerintah ingin memastikan kegiatan pendidikan berjalan dengan nyaman dan kondusif. InsyaAllah, kami akan mencari solusi terbaik agar tidak ada pihak yang dirugikan,” ujar Misharti.

Menurut Misharti, pendekatan dialog dan musyawarah menjadi kunci untuk menjaga harmonisasi antara dunia usaha dan lembaga pendidikan.

Ia berharap, melalui komunikasi yang konstruktif, persoalan tersebut dapat diselesaikan tanpa menimbulkan dampak negatif yang lebih luas.

Melalui pertemuan itu, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen mengedepankan kepentingan masyarakat serta memastikan keberlangsungan pendidikan tetap terjaga di tengah aktivitas pembangunan dan investasi daerah.(Advertorial)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gustami Siregar Klarifikasi Isu Tertidur Lewat Video, Tegaskan Sedang Dalam Kondisi Sakit

15 April 2026 - 20:14 WIB

Jalan Dibangun, Baliho Terbentang: Warga Kompak Ucapkan Terima Kasih ke Ropii Siregar

14 April 2026 - 11:56 WIB

Di Paripurna LKPJ, Rizki Ananda Tegaskan Laporan Tak Boleh Sekadar Formalitas

13 April 2026 - 21:02 WIB

Lantunkan Bait Lagu Amin Ambo, Amir Sebut Pemerataan Pembangunan di Kampar Hanya Dongeng

13 April 2026 - 17:48 WIB

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kampar Eko Sutrisno Soroti Kemiskinan hingga Infrastruktur

13 April 2026 - 17:19 WIB

Trending di Advertorial