KAMPAR – Bupati Kampar Ahmad Yuzar menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Riau yang digelar di Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Senin (9/2/2026).
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Sudaryono yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI.
Adapun kepengurusan DPD HKTI Provinsi Riau yang dilantik dipimpin oleh Muhammad Rahul. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, hingga para petani.
Sebelum pelantikan dimulai, Sudaryono bersama Ahmad Yuzar dan jajaran pemerintah daerah melakukan panen padi bersama di area persawahan sekitar lokasi kegiatan. Kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan terhadap petani sekaligus komitmen pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina HKTI Kabupaten Kampar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan di wilayahnya.
“HKTI diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu petani serta jembatan antara petani dan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah dan nasional,” ujar Ahmad Yuzar.
Ia menambahkan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Kampar. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi petani guna meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta kesejahteraan petani.
Sementara itu, Sudaryono menekankan pentingnya peran organisasi tani dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia meminta pengurus yang baru dilantik segera menyusun program kerja yang konkret dan responsif terhadap kebutuhan petani di lapangan.
Pelantikan DPD HKTI Provinsi Riau ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran petani dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Provinsi Riau.(ADV)







