KAMPAR UTARA – Di tengah upaya menjaga daya beli masyarakat dan menekan dampak kenaikan harga pangan, Wakil Bupati Kampar Misharti turun langsung menyerahkan bantuan sembako dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan melalui Perum Bulog kepada masyarakat di Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara, Senin (20/4).
Penyerahan bantuan yang dipusatkan di Kantor Desa Sawah itu menjadi bagian dari program nasional penguatan ketahanan pangan sekaligus stimulus ekonomi bagi keluarga prasejahtera di Kabupaten Kampar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar Yuli Usman, Kepala Bagian Ekonomi Purwoko, perwakilan Bulog Kampar Dani Permana, Sekretaris Camat Kampar Utara Rosmiati, serta Sekretaris Desa Sawah Suherdi.
Dalam sambutannya, Misharti mengapresiasi langkah Badan Pangan Nasional dan Bulog yang terus mendukung masyarakat melalui program bantuan pangan.
Ia menegaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah dinamika harga bahan pangan yang masih fluktuatif.
“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok. Bantuan ini bukan sekadar bentuk perhatian, tetapi juga komitmen untuk menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Misharti.
Menurut dia, bantuan pangan tidak hanya berfungsi membantu masyarakat memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan daerah.
Misharti juga mengajak masyarakat memanfaatkan bantuan secara bijak serta menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong di lingkungan masing-masing.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat solidaritas sosial. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dukungan masyarakat sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, program bantuan dari Bapanas sejalan dengan visi pembangunan “Kampar di Hati” yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar Yuli Usman menjelaskan, bantuan pangan dari Bapanas yang disalurkan melalui Bulog merupakan program stimulus ekonomi berupa beras dan minyak goreng bagi keluarga prasejahtera.
Program tersebut bertujuan menekan angka kemiskinan, mengendalikan inflasi, serta menjaga daya beli masyarakat di tengah perubahan harga pangan.
“Penyaluran dilakukan secara bertahap sepanjang tahun dengan mekanisme verifikasi menggunakan KTP atau kartu penerima di tingkat desa agar bantuan tepat sasaran,” jelasnya.
Ia menyebutkan, bantuan akan disalurkan ke seluruh desa di 21 kecamatan se-Kabupaten Kampar.
Pada tahap awal, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) untuk bulan Februari dan Maret memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng setiap bulan.
Khusus di Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara, jumlah penerima bantuan tercatat sebanyak 401 kepala keluarga.(Adv)







