BANGKINANG KOTA – Puluhan pemanjat tebing dari berbagai daerah mulai menunjukkan kemampuan terbaiknya di wall panjat tebing Bangkinang Kota. Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) dan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Climbing Riau memperebutkan Piala Bupati Kampar 2026 resmi digelar, Kamis (27/8/2026).
Kejuaraan yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026 ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga panjat tebing sekaligus memberikan ruang bagi atlet untuk mengukur kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.
Bupati Kampar yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Al Kautsar, mengapresiasi panitia dan seluruh sponsor yang telah mendukung pelaksanaan kejuaraan.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan mendorong lahirnya atlet berprestasi.
“Kami berharap melalui kegiatan ini terjalin silaturahmi dan dengan penuh semangat bisa melahirkan prestasi hingga tingkat provinsi, nasional dan internasional,” kata Al Kautsar.
Ia juga mengajak para peserta menjadikan olahraga sebagai bagian dari investasi kesehatan dan pembentukan generasi muda yang positif.
“Masih ada anak-anak yang menyukai olahraga. Ini merupakan investasi kesehatan. Selamat bertanding,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Kampar, M Yasir, menilai perkembangan atlet panjat tebing Kampar menunjukkan tren positif. Sejumlah atlet bahkan telah berhasil menembus ajang Popnas dan O2SN.
Karena itu, Yasir berharap fasilitas wall panjat tebing Bangkinang Kota tetap dipelihara dan mendapat perhatian untuk dilakukan renovasi.
“Pelaksanaan kegiatan panjat tebing rutin dilaksanakan di Bangkinang. Mudah-mudahan Bupati Kampar merespons untuk renovasi wall ini,” katanya.
Yasir juga memberikan apresiasi kepada Ketua Umum FPTI Kabupaten Kampar, Khairul Azmi, yang akrab disapa Migos. Menurutnya, perkembangan prestasi atlet panjat tebing Kampar semakin pesat sejak FPTI dipimpin Khairul.
“Perkembangannya cukup pesat semenjak dipimpin Migos. Ini harus terus kita dorong agar prestasi atlet semakin meningkat,” ujar Yasir.
Ketua Umum FPTI Kabupaten Kampar, Khairul Azmi, mengatakan Kejurkab dan Kejurda Open Climbing Riau menjadi momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan atlet.
“Kami ingin kejuaraan ini menjadi bagian dari proses pembinaan. Atlet mendapatkan pengalaman bertanding, sekaligus memacu prestasi untuk bisa bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” kata Migos.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kampar, KONI Kampar, sponsor Pertamina Hulu Rokan (PHR), panitia, pelatih, orangtua atlet dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kejuaraan.
Khairul berharap kompetisi tersebut melahirkan atlet-atlet muda yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Kampar dan Riau di tingkat nasional hingga internasional.(***)







