BANGKINANG KOTA – Koperasi Pemasaran Batobo Korpri Kabupaten Kampar kembali menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2025 di Aula Kantor Bupati Kampar, Selasa (7/10/2025).
Acara yang dihadiri ratusan anggota koperasi ini berlangsung semarak dengan berbagai kegiatan, mulai dari laporan kinerja hingga pembagian doorprize dengan hadiah utama paket umroh gratis.
Dalam undian tersebut, Antoni Saputra, aparatur sipil negara (ASN) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, menjadi anggota yang beruntung meraih hadiah umroh.
Nama Antoni keluar setelah Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Kampar Refizal, S.STP, M.IP secara resmi membuka RAT dan mengacak nama seluruh anggota melalui aplikasi digital yang ditampilkan di layar monitor.
Selain pembagian hadiah, RAT juga menjadi momentum penting bagi koperasi untuk memilih pengurus baru.
Secara aklamasi, Arizon, SE terpilih sebagai Ketua Koperasi Batobo Korpri Kampar periode berikutnya. Ia didampingi oleh Muhamad Fadli Mokhtar, S.Pi, M.Sc sebagai Wakil Ketua, Nur Azman, S.Sos, M.Si sebagai Sekretaris, Indrawati Idris, SE, M.Si sebagai Wakil Sekretaris, Azza Ruwani, SE, MM sebagai Bendahara, dan Idesmawati, SE, M.Si sebagai Wakil Bendahara.
Dalam sambutannya, Ketua Korpri Kampar Refizal mengapresiasi jalannya RAT dan berharap koperasi dapat terus berkembang serta dikelola secara profesional sesuai rencana kerja tahun 2026.
“Tujuan utama koperasi adalah meningkatkan kesejahteraan ASN atau anggota yang bernaung di bawah Korpri Kampar,” ujar Refizal.
Ia juga mendorong pengurus baru untuk mengembangkan inovasi usaha, termasuk peluang bisnis di sektor pengelolaan papan reklame milik pemerintah daerah.
“Saat ini ada sekitar 80 unit papan reklame milik Pemda Kampar yang belum memiliki sistem sewa pakai. Ini bisa menjadi peluang usaha baru bagi koperasi,” tambahnya.
Sementara itu, Panitia RAT yang juga Sekretaris Koperasi Batobo, Nur Azman, melaporkan bahwa hingga kini jumlah anggota koperasi telah mencapai 5.980 orang.
Sejak berdiri, Koperasi Batobo fokus bergerak di bidang simpan pinjam serta pengadaan barang dan jasa seperti penjualan tiket pesawat dan papan bunga.
Dalam forum RAT tersebut, seluruh peserta sepakat agar sisa hasil usaha koperasi tahun ini digunakan kembali sebagai modal pengembangan usaha di masa mendatang.
“Kesepakatan ini diambil untuk memperkuat permodalan dan memperluas peluang usaha koperasi,” ujar Azman.(Advertorial)







