BANGKINANG KOTA – Bupati Kampar Ahmad Yuzar resmi menutup rangkaian manasik haji sekaligus melepas keberangkatan 453 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Kampar untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Ihsan Markaz Islamic Center, Bangkinang Kota, Rabu (15/4).
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memberikan dukungan penuh kepada jamaah haji, mulai dari proses pemberangkatan hingga menuju embarkasi.
“Tahun ini, Alhamdulillah pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran dari APBD Kabupaten Kampar untuk membantu biaya transportasi lokal, akomodasi keberangkatan, serta pendampingan kesehatan selama proses pemberangkatan menuju embarkasi,” kata Ahmad Yuzar di hadapan ratusan jamaah dan keluarga yang hadir.
Menurut dia, kebijakan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah agar para jamaah dapat lebih fokus mempersiapkan ibadah tanpa dibebani persoalan biaya operasional keberangkatan.
“Bapak dan ibu tidak perlu lagi memikirkan biaya perjalanan dari Bangkinang menuju bandara. Fokuslah pada ibadah, jaga kesehatan, dan niatkan hati dengan tulus untuk menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Ahmad Yuzar juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Ia menilai kesehatan menjadi faktor utama mengingat perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi yang cukup ekstrem.
“Kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan rukun haji. Saya berharap seluruh jamaah berangkat dalam keadaan sehat dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ucapnya.
Berdasarkan data panitia, keberangkatan jamaah haji Kabupaten Kampar tahun ini terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter). Sebanyak 438 jamaah yang tergabung dalam Kloter 5 dijadwalkan berangkat pada 26 April 2026. Selanjutnya, tiga jamaah Kloter 6 diberangkatkan pada 27 April 2026, sementara 12 jamaah Kloter 10 akan bertolak pada 2 Mei 2026.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Muliardi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kesiapan panitia haji daerah Kabupaten Kampar.
Menurut Muliardi, rangkaian manasik haji yang telah dilaksanakan menjadi bekal penting bagi jamaah untuk memahami tata cara ibadah sesuai syariat serta meningkatkan kemandirian selama berada di Tanah Suci.
“Manasik yang telah dilaksanakan menjadi bekal krusial agar jamaah mandiri dan memahami tata cara ibadah sesuai syariat,” katanya.
Turut mendampingi Bupati Kampar dalam prosesi pelepasan itu antara lain Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, Plt Asisten I Setda Kampar Tengku Said Hidayat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, serta Kabag Kesra Setda Kampar Jalal Syauti.
Suasana haru mewarnai penutupan manasik saat para calon jamaah bersalaman dengan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kampar. Panitia juga memastikan seluruh dokumen dan administrasi keberangkatan jamaah telah rampung sehingga CJH siap diberangkatkan sesuai jadwal yang ditetapkan.(Adv)







