Menu ✖

Mode Gelap
Wakili Kajati Riau, Kajari Kampar Hadiri Pelantikan Ketua LAK, Pentingnya Pelestarian Adat dan Budaya Tanpa Banyak Janji, Ropii Siregar Buktikan Aspirasi Lewat Pembangunan Rumah Layak Huni PASI Kampar Gelar Festival Atletik Pelajar se-Rantau Kampar Kiri, Iib Nursaleh Ajak Sekolah Berpartisipasi Usai Dilantik, Hadinur Rahman Siap Bangun Sinergi Diskominfo Kampar dan Media Dekatkan Layanan Kesehatan ke Desa, Dinkes Kampar Gelar Bakti Sosial di Tanjung Belit Bupati Kampar Lantik 29 Pejabat, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Advertorial

Jangan Ulangi Kesalahan Lama di Taman Kota dan Islamic Center

badge-check


					Jangan Ulangi Kesalahan Lama di Taman Kota dan Islamic Center Perbesar

Oleh: Nur Adlin, Tokoh Masyarakat Kampar

Persoalan Taman Kota Bangkinang dan Islamic Center harus kita lihat dengan kepala dingin. Mari mulai dengan prasangka baik: niat membangun wajah ibu kota Kabupaten Kampar tentu mulia. Kita semua ingin Bangkinang tampil indah, teratur, dan membanggakan. Tidak ada yang menolak kemajuan. Namun, di balik niat baik itu, ada catatan serius yang tak bisa diabaikan.

Masalah utama bukan semata pada alokasi anggaran saat ini, melainkan pada belanja sebelumnya yang terlanjur mubazir. Taman Kota dan Islamic Center baru saja dibangun, segar dalam ingatan masyarakat. Namun, sebagian fasilitasnya sudah rusak.

Kubah-kubah mulai berkarat, drainase bermasalah, dan material yang dipakai terbukti tidak tahan cuaca. “Bukankah ini pertanda sejak awal ada kesalahan spesifikasi, kesalahan perencanaan, atau bahkan kesalahan tata kelola proyek?”

Pertanyaan rakyat sederhana: “Mengapa bangunan publik baru beberapa tahun berdiri sudah tampak reyot?” Apakah kita benar-benar tak mampu mencari arsitektur yang baik dan material yang layak? Ataukah proyek dikerjakan dengan asal-asalan, sekadar menghabiskan anggaran, lalu ditinggalkan?

Lebih jauh, alasan pemerintah bahwa rehabilitasi dilakukan demi memperbaiki drainase untuk mengantisipasi banjir justru menyingkap persoalan logika kebijakan.

Rakyat paham, masalah banjir di Bangkinang dan sekitarnya tidak bisa diurai hanya dari jantung kota. Banjir adalah persoalan ekosistem, dari hulu ke hilir.

“Percuma mempercantik drainase di tengah kota bila penyebab utama banjir ada di kawasan hulu yang gundul, sungai yang menyempit, atau tata ruang yang semrawut.” Itu ibarat menutup atap yang bocor dengan cat baru tanpa pernah menambal lubangnya.

Karena itu penting ditegaskan: “Jangan libatkan lagi penjahit lama dalam merehabilitasi kain yang robek.”

Jika mereka yang dulu salah mengukur dan salah memotong tetap diberi pekerjaan, hasilnya hanya robekan baru. Perbaikan seharusnya menghadirkan wajah baru, bukan sekadar menutupi borok lama.

Harapan masyarakat jelas: pembangunan ibu kota Kampar harus terintegrasi, selaras antarbangunan, bukan tambal-sulam. Islamic Center, taman, pagar, gerbang, drainase, dan fasilitas publik lainnya harus punya satu nafas arsitektur yang elegan, bukan berbeda-beda arah seolah tanpa masterplan. “Bangunan publik adalah wajah kebanggaan, bukan sekadar proyek kontrak.”

Dan di atas segalanya, rakyat punya hak untuk mengawal, mengoreksi, bahkan menolak bila terjadi keamburadulan. Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prinsip.

Kalau perlu, proyek diaudit sejak awal, ditelusuri siapa yang bertanggung jawab atas belanja mubazir kemarin, dan siapa yang harus disingkirkan dari pekerjaan hari ini.

Berprasangka baik memang awal yang bijak. Tetapi “prasangka baik tanpa pengawasan hanyalah undangan untuk mengulangi kesalahan.

Kampar tak boleh lagi menjadi ladang percobaan arsitektur gagal atau tempat mengalirnya anggaran sia-sia. Terlebih, jangan biarkan rakyat dibodohi dengan alasan “antisipasi banjir” yang menutup mata dari akar masalah sebenarnya.

Kita ingin Bangkinang maju, indah, dan membanggakan. Itu hanya bisa dicapai dengan cara yang jujur, profesional, tepat guna, dan bertanggung jawab.

Apresiasi layak diberikan kepada Pak Jefry Noer atas semangat membangun ibu kota Kampar di masanya. Kini, harapan besar tertumpu pada Ongah Ahmad Yuzar selaku Bupati Kampar, agar mampu menyamai bahkan melampaui semangat tersebut.(***)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wakili Kajati Riau, Kajari Kampar Hadiri Pelantikan Ketua LAK, Pentingnya Pelestarian Adat dan Budaya

8 November 2026 - 15:36 WIB

Tanpa Banyak Janji, Ropii Siregar Buktikan Aspirasi Lewat Pembangunan Rumah Layak Huni

7 November 2026 - 13:49 WIB

PASI Kampar Gelar Festival Atletik Pelajar se-Rantau Kampar Kiri, Iib Nursaleh Ajak Sekolah Berpartisipasi

7 November 2026 - 13:31 WIB

Usai Dilantik, Hadinur Rahman Siap Bangun Sinergi Diskominfo Kampar dan Media

6 November 2026 - 21:20 WIB

Dekatkan Layanan Kesehatan ke Desa, Dinkes Kampar Gelar Bakti Sosial di Tanjung Belit

6 November 2026 - 19:20 WIB

Trending di Daerah
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam