PEKANBARU – Wakil Gubernur Riau selaku Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Riau, SF Hariyanto menyebut penyelenggaraan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) panjat tebing 2025 akan dilaksanakan di Wall Bangkinang Kabupaten Kampar.
Hal itu diutarakan SF Hariyanto saat acara halal bihalal sekaligus silaturahmi dan perayaan Hari Ulang Tahun FPTI ke-37 yang dihadiri langsung Wakil Ketua Umum FPTI Pusat yang juga Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Ketua KONI Riau Iskandar Hoesin serta seluruh pengurus kabupaten FPTI se-Riau di rumah dinas Wakil Gubernur Riau di Pekanbaru (21/04/2025).
“Tahun 2025 Kejurprov panjat tebing akan dilaksanakan di Bangkinang Kabupaten Kampar,” ucap SF Hariyanto.
SF Hariyanto menegaskan, bahwa pada tahun 2025 FPTI akan mengadakan event-event panjat tebing sebagai wadah mencari bakat muda di olahraga penuh tantangan itu.
“Panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga penyumbang medali emas bagi Riau di tingkat nasional. Diharapkan melalui kegiatan yang kita adakan, bermunculan bakat-bakat muda panjat tebing,” tuturnya.
Direncanakan pada tahun 2026, FPTI Riau dibawah kepemimpinan SF Hariyanto akan mengadakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) panjat tebing.
“Kejurnas panjat tebing kita rencanakan bisa diadakan di Provinsi Riau, hal ini sekaligus dalam rangka memperingati HUT FPTI ke-38 tahun,” pungkasnya.
Sebagai persiapan penyelenggaraan Porprov Riau 2026 Dumai-Siak dan Pekan Olahraga Nasional (PON), SF Hariyanto meminta para pengurus FPTI di setiap kabupaten untuk terus melakukan pembinaan diusia dini.

“Saya himbau untuk pengurus kabupaten FPTI tetap melakukan kegiatan pembinaan. Olahraga panjat tebing merupakan olahraga wisata, jadi bisa merangsang atlet-atlet kita untuk berprestasi. Dari sana akan bermunculan bibit baru untuk kita harapkan olahraga prestasi kedepannya dari panjat tebing,” lugasnya.
“Ada juga yang muncul atlet baru panjat tebing menjadi atlet pelatnas mengikuti atlet kebanggaan Provinsi Riau Puja Lestari,” imbuhnya.
Ditempat yang sama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menuturkan jalan panjang FPTI diumur ke-37 tahun membuahkan hasil yang begitu manis.
“Pada Olimpiade Paris 2024 lalu, atlet panjat tebing Veddriq Leonardo menyumbang medali emas pertama bagi Indonesia. Kebersamaan atlet, pelatih serta pengurus merupakan jalan yang panjang diusia FPTI ke-37 ini,” bebernya.
Jenderal bintang dua yang disapa Herrymen itu menuturkan sebagai motivasi bagi atlet panjat tebing untuk memberikan reward menjadi anggota bhayangkara melalui jalur prestasi.
“Beberapa waktu lalu saya bertemu Puja Lestari dan menawarkan untuk menjadi anggota Bhayangkara melalui jalur prestasi. Tentunya hal ini bisa menjadi motivasi bagi atlet berprestasi lainnya pada cabor panjat tebing,” sebutnya.
Terakhir, sosok yang begitu humble itu meminta agar pertemuan antar pengurus FPTI dapat terus dilakukan secara rutin agar memperkuat silaturahmi sesama pengurus.(***)







