BANGKINANG KOTA – Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno, menyampaikan dua poin penting saat menyampaikan pandangan umum fraksinya dalam rapat paripurna DPRD Kampar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang RPJMD Kampar 2025–2029, Senin (29/7/2025).
Selain menyatakan persetujuan Fraksi NasDem agar Ranperda RPJMD dilanjutkan ke tahap pembahasan selanjutnya, Eko juga menyuarakan dua isu strategis yang menjadi keluhan utama masyarakat Kampar Kiri: infrastruktur jembatan penghubung dan pembangunan sekolah dasar.
Sorotan pertama disampaikan terkait lambatnya pembangunan Jembatan penghubung antara Desa Lubuk Agung dan Desa Sungai Serik, Kecamatan Kampar Kiri.
“Warga sudah terlalu lama menunggu. Jembatan ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi menyangkut hak dasar masyarakat dalam mengakses pelayanan dan memperlancar roda ekonomi lokal. Kami mendesak agar proses eksekusi segera dimulai,” tegas Eko.
Poin kedua, lanjutnya, adalah masalah pembangunan SD Negeri 012 di Desa Rantau Kasih yang hingga kini belum terealisasi karena lokasi sekolah berada di lahan konsesi perusahaan.
“Ini menyangkut masa depan anak-anak kita. Sekolah tidak boleh terhambat hanya karena status lahan. Kami mendorong agar Pemkab Kampar segera duduk bersama perusahaan pemegang konsesi dan mencari jalan keluar terbaik, agar proses pembangunan sekolah bisa segera dilakukan,” ungkapnya.
Fraksi NasDem juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, khususnya di wilayah Kampar Kiri.
“Aspirasi rakyat harus menjadi prioritas dalam setiap perencanaan pembangunan. Kami akan pastikan itu terjaga,” tutup Eko.(Advertorial)







