Menu

Mode Gelap
Plt Kadisdikpora Kampar: Prestasi Siswa SMPN 1 Kampar Kiri Hilir Cerminkan Komitmen Program Kampar di Hati Siswa SMPN 1 Kampar Kiri Hilir Ukir Prestasi di 10 Besar Nasional Olimpiade Literasi Kebangsaan Renovasi Islamic Center Masjid Al Ikhsan Rp19,2 Miliar Tuai Apresiasi, Nuradlin: Ikon Serambi Mekkah Riau Harus Dijaga Gustami Siregar Klarifikasi Isu Tertidur Lewat Video, Tegaskan Sedang Dalam Kondisi Sakit Jalan Dibangun, Baliho Terbentang: Warga Kompak Ucapkan Terima Kasih ke Ropii Siregar Di Paripurna LKPJ, Rizki Ananda Tegaskan Laporan Tak Boleh Sekadar Formalitas

Daerah

Nenek di Inhil Diserang Buaya Saat Mencuci di Sungai, Alami Patah Tulang Lengan

badge-check


					Nenek di Inhil Diserang Buaya Saat Mencuci di Sungai, Alami Patah Tulang Lengan Perbesar

PEKANBARU, – Seorang nenek bernama Salasiah (65) menjadi korban serangan buaya saat mencuci di sungai belakang rumahnya di Parit Ogok, Kelurahan Sungai Dusun, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Sabtu (17/1/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban tengah beraktivitas di tepi sungai ketika seekor buaya tiba-tiba muncul dan langsung menerkam tangan kiri korban.

Serangan itu disaksikan langsung oleh suami korban yang saat bersamaan juga sedang mandi di tepian sungai. Melihat istrinya diterkam buaya, suami korban langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Korban sempat diseret buaya ke tengah sungai. Suami korban kemudian terjun ke sungai dan berusaha menyelamatkan istrinya dengan memeluk korban sambil menendang buaya tersebut. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi turut membantu melakukan perlawanan seadanya.

“Korban dipeluk oleh suaminya sambil menendang buaya. Beberapa warga yang kebetulan hendak mandi ikut membantu hingga korban berhasil ditarik ke darat,” kata Antoni, warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut.

Setelah mendapat perlawanan dari warga, buaya akhirnya melepaskan gigitannya dan menghilang ke dalam sungai. Korban kemudian berhasil dievakuasi ke darat dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan medis.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius dengan kondisi tulang lengan kiri patah akibat gigitan buaya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidy, membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, pihaknya telah menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pencarian buaya yang menyerang korban.

“Kami sudah menerima laporan. Sebanyak empat personel langsung kami kerahkan untuk menyisir lokasi kejadian dan mencari buaya yang telah menerkam warga,” kata Junaidy, Ahad (18/1/2026).

Ia menjelaskan, tim DPKP Inhil mulai bergerak sekitar pukul 16.30 WIB dan tiba di lokasi pukul 17.15 WIB. Petugas langsung melakukan penyisiran sungai hingga pukul 19.05 WIB, namun buaya tersebut belum berhasil ditemukan.

Berdasarkan perkiraan warga, buaya yang menyerang korban memiliki panjang sekitar tiga meter.

Junaidy mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di perairan.

“Kami mengimbau warga untuk berhati-hati. Jika melihat keberadaan buaya, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditangani,” ujarnya.(MCR)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Plt Kadisdikpora Kampar: Prestasi Siswa SMPN 1 Kampar Kiri Hilir Cerminkan Komitmen Program Kampar di Hati

17 April 2026 - 10:30 WIB

Siswa SMPN 1 Kampar Kiri Hilir Ukir Prestasi di 10 Besar Nasional Olimpiade Literasi Kebangsaan

17 April 2026 - 09:45 WIB

Renovasi Islamic Center Masjid Al Ikhsan Rp19,2 Miliar Tuai Apresiasi, Nuradlin: Ikon Serambi Mekkah Riau Harus Dijaga

16 April 2026 - 14:51 WIB

Gustami Siregar Klarifikasi Isu Tertidur Lewat Video, Tegaskan Sedang Dalam Kondisi Sakit

15 April 2026 - 20:14 WIB

Jalan Dibangun, Baliho Terbentang: Warga Kompak Ucapkan Terima Kasih ke Ropii Siregar

14 April 2026 - 11:56 WIB

Trending di Advertorial