Menu

Mode Gelap
Plt Kadisdikpora Kampar: Prestasi Siswa SMPN 1 Kampar Kiri Hilir Cerminkan Komitmen Program Kampar di Hati Siswa SMPN 1 Kampar Kiri Hilir Ukir Prestasi di 10 Besar Nasional Olimpiade Literasi Kebangsaan Renovasi Islamic Center Masjid Al Ikhsan Rp19,2 Miliar Tuai Apresiasi, Nuradlin: Ikon Serambi Mekkah Riau Harus Dijaga Gustami Siregar Klarifikasi Isu Tertidur Lewat Video, Tegaskan Sedang Dalam Kondisi Sakit Jalan Dibangun, Baliho Terbentang: Warga Kompak Ucapkan Terima Kasih ke Ropii Siregar Di Paripurna LKPJ, Rizki Ananda Tegaskan Laporan Tak Boleh Sekadar Formalitas

Daerah

Operasi PETI Kuantan 2025 Dimulai, Gubernur Riau: Tak Ada Toleransi untuk Tambang Ilegal!

badge-check


					Operasi PETI Kuantan 2025 Dimulai, Gubernur Riau: Tak Ada Toleransi untuk Tambang Ilegal! Perbesar

KUANTAN SINGINGI – Pemerintah Provinsi Riau bersama Kepolisian Daerah (Polda) Riau resmi memulai Operasi PETI Kuantan 2025 pada Kamis pagi (31/7/2025).

Operasi ini ditandai dengan digelarnya Apel Gelar Pasukan di bawah Jembatan Gantung, Desa Seberang Taluk, Kabupaten Kuantan Singingi, pukul 07.00 WIB.

Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, didampingi Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan. Turut hadir unsur Forkopimda dari tingkat provinsi dan kabupaten, seperti Kajati Riau, Danrem 031/Wira Bima, Wakapolda Riau, Bupati Kuansing, Kapolres Kuansing, serta jajaran pejabat utama Polda Riau dan pimpinan OPD terkait.

Dalam sambutannya, Gubernur Wahid menyatakan bahwa tidak ada lagi ruang kompromi terhadap praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang selama ini merusak ekosistem sungai dan lingkungan hidup di Kuansing. Apalagi menjelang gelaran nasional Festival Pacu Jalur 2025 yang menjadi kebanggaan daerah.

“Saya, bersama Bapak Kapolda, Danrem, Kajati, dan Bupati Kuansing, sepakat: tidak ada lagi toleransi terhadap aktivitas merusak lingkungan, terutama di wilayah sungai. Sungai adalah sumber air, sumber budaya, dan bagian dari marwah kita,” tegas Wahid.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemprov Riau tengah menyiapkan skema Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). WPR diharapkan menjadi jalan keluar legal bagi masyarakat agar tetap bisa beraktivitas ekonomi tanpa merusak lingkungan.

“Kita tidak ingin masyarakat hanya ditindak. Harus ada alternatif ekonomi yang legal, aman, dan produktif,” tambah Wahid.

Fokus pada Green Policing

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menjelaskan bahwa Operasi PETI Kuantan 2025 merupakan bagian dari pendekatan Green Policing, yakni penegakan hukum berbasis pada pelestarian alam dan kesadaran kolektif masyarakat.

Kapolda menyebut ada tiga fokus utama dalam operasi ini:

1. Kerja bakti massal (korvei bersama) untuk membersihkan lingkungan, khususnya aliran sungai.

2. Pemantauan kualitas air secara rutin, dari hulu ke hilir.

3. Penguatan kamtibmas berbasis komunitas, melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.

“Kami juga sudah menjalin koordinasi dengan pihak di Sumatera Barat. Kerusakan lingkungan ini tidak mengenal batas wilayah administratif. Persepsi publik terbentuk cepat hanya lewat satu unggahan media sosial,” ungkap Herry.

Menurut Kapolda, menjaga citra positif Riau sebagai provinsi dengan nilai indeks kualitas lingkungan yang sudah menyentuh angka 90, hanya bisa dicapai jika semua pihak bekerja sama menjaga lingkungan.

“Nilai ini bisa naik ke 91 atau 92. Tapi itu hanya mungkin kalau kita jaga bersama,” imbuhnya.

Pemasangan Plang & Penanaman Pohon

Usai apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan plang peringatan larangan aktivitas PETI di sejumlah area rawan tambang ilegal. Plang tersebut mencantumkan dasar hukum serta ancaman pidana yang berlaku bagi para pelaku.

Sebagai simbol komitmen terhadap kelestarian lingkungan, dilakukan pula penanaman pohon secara simbolik di sepanjang bantaran sungai Kuantan.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib. Operasi PETI Kuantan 2025 akan berlangsung hingga pertengahan Agustus, bersamaan dengan pelaksanaan Festival Pacu Jalur Nasional, sebagai bagian dari upaya pengamanan dan pemulihan lingkungan secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.

Reporter: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Humas Polres Kampar

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Plt Kadisdikpora Kampar: Prestasi Siswa SMPN 1 Kampar Kiri Hilir Cerminkan Komitmen Program Kampar di Hati

17 April 2026 - 10:30 WIB

Siswa SMPN 1 Kampar Kiri Hilir Ukir Prestasi di 10 Besar Nasional Olimpiade Literasi Kebangsaan

17 April 2026 - 09:45 WIB

Renovasi Islamic Center Masjid Al Ikhsan Rp19,2 Miliar Tuai Apresiasi, Nuradlin: Ikon Serambi Mekkah Riau Harus Dijaga

16 April 2026 - 14:51 WIB

Gustami Siregar Klarifikasi Isu Tertidur Lewat Video, Tegaskan Sedang Dalam Kondisi Sakit

15 April 2026 - 20:14 WIB

Jalan Dibangun, Baliho Terbentang: Warga Kompak Ucapkan Terima Kasih ke Ropii Siregar

14 April 2026 - 11:56 WIB

Trending di Advertorial