BANGKINANG KOTA – Ratusan kader dan relawan Partai Amanat Nasional (PAN) dari 21 kecamatan memadati Gedung Mahligai Bungsu, Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Minggu (26/7/2026). Konsolidasi tersebut menjadi penanda dimulainya penguatan mesin politik PAN Kampar menuju berbagai kontestasi politik pada 2029.
Kegiatan itu dikemas dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DPD PAN Kabupaten Kampar yang dirangkai dengan pengukuhan Relawan Sahidin serta pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kabupaten Kampar.
Sejak pagi, suasana di lokasi kegiatan dipenuhi semangat para kader. Kehadiran pengurus partai, kader, dan relawan dari seluruh kecamatan menunjukkan bahwa PAN Kampar mulai mempersiapkan diri menghadapi agenda politik yang masih beberapa tahun lagi.
Bagi PAN Kampar, Rakerda tersebut tidak hanya menjadi forum rutin organisasi. Kegiatan itu juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal, membangun struktur partai hingga tingkat bawah, serta menyatukan langkah menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), hingga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Ketua DPD PAN Kabupaten Kampar, Zulpan Azmi, mengatakan Rakerda I merupakan momentum penting untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menyatukan arah perjuangan seluruh kader.
Menurut Zulpan, sebuah partai politik membutuhkan organisasi yang solid dan komunikasi yang baik agar mampu menghadapi setiap kontestasi politik.
“Pada hari ini merupakan momen penting untuk menentukan arah Partai Amanat Nasional DPD Kampar dalam kontestasi politik di masa yang akan datang,” kata Zulpan di hadapan kader dan relawan.
Ia mengatakan, konsolidasi organisasi menjadi salah satu kunci untuk memperkuat posisi PAN di tengah masyarakat. Karena itu, keberadaan kepengurusan yang aktif hingga tingkat kecamatan dinilai sangat penting.
Zulpan pun menyampaikan optimismenya terhadap peluang PAN menghadapi Pemilu 2029. Ia menilai, dengan semangat kader dan kekuatan struktur organisasi yang terus dibangun, PAN memiliki potensi untuk menjadi salah satu kekuatan politik utama di Provinsi Riau.
“Melihat kondisi hari ini, saya optimis bahwa dalam Pileg, Pilkada dan Pilpres yang akan datang PAN akan menjadi partai yang sangat berpotensi menang,” ujarnya.
Di hadapan ratusan kader dan relawan, Zulpan bahkan menyampaikan target agar Kabupaten Kampar dapat menjadi basis kemenangan PAN pada Pemilu 2029.
“Insyaallah 2029 Kampar akan jadi basis PAN dan menang,” tegasnya.
Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan para kader yang hadir.
Zulpan menilai, target tersebut membutuhkan kerja politik yang terencana dan dilakukan secara konsisten. Menurutnya, kemenangan tidak dapat dibangun hanya dengan mengandalkan kerja menjelang pemilu.
Sebaliknya, konsolidasi harus dilakukan sejak jauh-jauh hari melalui penguatan struktur organisasi, komunikasi yang baik, serta kedekatan dengan masyarakat.
“Kunci kemenangan ada pada soliditas. Organisasi yang baik membutuhkan penyegaran kepengurusan dan komunikasi yang cair, baik internal maupun eksternal,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kebersamaan dan menjadikan partai sebagai wadah untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Untuk itu kepada kita semua saya ucapkan terima kasih atas dukungannya demi kepentingan partai yang kita cintai dan kita banggakan ini. Semoga ke depan PAN dapat berbuat lebih banyak dan lebih baik lagi untuk rakyat,” ujar Zulpan.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Provinsi Riau, Ir H Sahidin, mengapresiasi pelaksanaan Rakerda I DPD PAN Kabupaten Kampar. Ia menilai, tingginya kehadiran kader dan pengurus dari 21 kecamatan menunjukkan adanya semangat konsolidasi yang kuat di tubuh PAN Kampar.
Menurut Sahidin, kegiatan yang dirangkai dengan pelantikan DPC dan pengukuhan relawan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kekuatan partai dari tingkat bawah.
“Kami dari DPW melihat langsung semangat luar biasa kader di Kampar hari ini. Gedung penuh, 21 kecamatan hadir lengkap. Ini bukan sekadar seremonial, tapi bukti nyata bahwa mesin partai di Kampar sudah hidup dan siap bergerak,” ujar Sahidin.
Sahidin mengatakan, kekuatan partai politik tidak hanya ditentukan oleh keberadaan pengurus di tingkat kabupaten. Struktur hingga tingkat kecamatan dan akar rumput juga menjadi bagian penting dalam membangun basis politik.
Karena itu, pelantikan DPC se-Kabupaten Kampar diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat kerja-kerja organisasi di setiap wilayah.
Selain penguatan struktur, PAN Kampar juga mengukuhkan relawan Sahidin. Sahidin menilai, keberadaan relawan dapat menjadi kekuatan tambahan dalam memperluas komunikasi politik dengan masyarakat.
“Pengukuhan relawan ini penting. Mereka adalah ujung tombak kita di masyarakat. Dengan adanya struktur DPC yang baru dilantik dan ditambah kekuatan relawan, saya yakin target-target politik kita di 2029 bisa tercapai,” jelasnya.
Menurut Sahidin, relawan memiliki peran strategis untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat. Mereka diharapkan tidak hanya hadir ketika kontestasi politik berlangsung, tetapi juga aktif menyerap aspirasi dan memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia menegaskan, PAN harus menjadi partai yang dekat dengan rakyat. Kedekatan tersebut, kata dia, tidak dapat dibangun secara instan, tetapi melalui kerja nyata dan komunikasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Karena itu, Sahidin meminta seluruh pengurus DPC yang baru dilantik segera bekerja dan tidak menunggu hingga mendekati Pemilu 2029.
“Jangan tunggu 2029 baru bergerak. Mulai sekarang. Jadikan Kampar sebagai barometer kemenangan PAN di Riau. Kalau Kampar menang, Insyaallah Riau juga ikut menang,” tutup Sahidin.
Rakerda I DPD PAN Kabupaten Kampar tersebut menjadi bagian dari konsolidasi awal partai dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Dengan penguatan struktur DPC di 21 kecamatan dan bertambahnya kekuatan relawan, PAN Kampar menargetkan mesin politiknya dapat bergerak lebih awal untuk merebut kemenangan pada berbagai kontestasi politik 2029.







