KAMPAR – Atlet Pelatnas panjat tebing asal Riau, Puja Lestari memberikan motivasi kepada atlet muda panjat tebing Kampar yang ingin mengejar prestasi pada olahraga yang menantang dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan mental itu, di Wall Panjat Tebing Kampar Bangkinang Kota, Jum’at (03/01/2025).
Kedatangan Puja Lestari menjadi semangat tambahan bagi atlet junior panjat tebing Kampar dalam mengejar mimpi untuk berprestasi mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.
Puja yang saat ini berfokus mempersiapkan diri mengikuti Olimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat itu menyampaikan bahwa dirinya memulai karir olahraga panjat tebing sejak dini dari daerah hingga menjadi salah satu atlet pelatnas panjat tebing.
“Awalnya kakak sama kayak kalian, memulai olahraga panjat tebing dari kecil umur 11 tahun kelas 6 SD. Karena hobby menjalankan aktivitas memanjat tebing, kakak rutin melaksanakan latihan hingga menjadi seperti hari ini,” cerita Puja dihadapan atlet junior panjat tebing.
Sosok perempuan energik dari Indragiri Hulu itu menceritakan bahwa ia sempat dilarang orang tua untuk mendalami olahraga panjat tebing akibat tangannya yang sering berdarah dikarenakan memanjat.
“Kakak sempat dilarang latihan panjat tebing oleh orang tua, sepeda motor sempat ditahan agar gak bisa pergi ke tempat latihan. Akhirnya, kakak jogging dari rumah ke tempat latihan, sampai dijemput orang tua,” ujarnya.
“Bahkan kedua tangan sampai berdarah-darah, namun hati happy bisa latihan manjat di wall,” imbuhnya lagi.
Pengorbanan dan perjuangan Puja itu menghasilkan prestasi yang membanggakan orang tuanya hingga akhirnya mendapat restu untuk menjadi atlet profesional pada cabor panjat tebing.
“Akhirnya, orang tua memberikan restu juga. Namun, sebelum latihan kita harus mengerjakan pekerjaan rumah dulu, seperti membersihkan rumah, cuci piring. Intinya kewajiban rumah dikerjakan dahulu, sebelum beraktivitas di wall,” ungkapnya.
Atlet yang dahulu bercita-cita menjadi polwan itu, memberi pesan kepada atlet junior panjat tebing Kampar agar fokus dan serius mendalami latihan.
“Gak ada cara lain untuk jadi juara selain latihan yang keras. Prestasi itu ada dua, prestasi olahraga dan prestasi akademik. Kalau memilih olahraga kalian harus rutin dan fokus latihan, latihannya harus keras. Kalau memilih prestasi akademik, maka kalian harus giat belajar. Tinggal kalian mau pilih yang mana,” pungkasnya.
“Intinya, disiplin diri, kerja keras untuk mengejar prestasi. Lawan rasa malas dan bosan dengan mencintai apa yang kalian kerjakan,” ucapnya.
Sementara Ketua FPTI Kampar Khairul Azmi mengucapkan terimakasih atas kedatangan Puja yang telah meluangkan waktunya untuk memberi motivasi bagi atlet muda panjat tebing Kampar.
“Disela-sela kesibukannya, Puja mau menyempatkan diri untuk hadir memberi tambahan motivasi agar para atlet muda panjat tebing Kampar bisa mengejar mimpi meraih prestasi. Terimakasih Puja sudah mau meluangkan waktu liburnya bersama kami disini,” tutur pria yang akrab disapa Mhigos itu.
“Agar ada Puja lainnya di Kampar terutama Riau yang bisa mengharumkan nama daerah,” tambahnya.
Mhigos berharap, Puja bisa tampil mewakili Indonesia pada cabor panjat tebing di Olimpiade Los Angeles Amerika Serikat 2028 mendatang.
“Semoga Puja bisa tampil dan meraih medali emas diajang Olimpiade Amerika Serikat 2028 mendatang. Jaga kesehatan, selalu fokus latihan, disiplin segala hal dan tak lupa menjaga ibadah. Karena segala hal milik Allah SWT,” harapnya.(FLS)







