Menu

Mode Gelap
FGD Intelijen, Kejari dan DPRD Kampar Perkuat Sinergi Antarlembaga Pimpin Upacara Hari Jadi ke-69 Riau di Rohil, Sekda Fauzi Efrizal Ajak Semua Elemen Bersatu dalam Keberagaman MGMP PPKn Pekanbaru Gelar Pekan Pelajar Pancasila 2026, Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau Selenggarakan Bimbingan Belajar bagi Anak-anak di Desa Muntai Barat Dipersip Rokan Hilir Raih Penghargaan Kearsipan Peringkat III Tingkat Provinsi Riau Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Gelar Sosialisasi & Pelatihan Pembuatan Tepache sebagai Inovasi Pemanfaatan Limbah Kulit Nanas di Desa Muntai Barat

Politik

Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Dorong Digitalisasi UMKM Terasi di Desa Sungai Kubu Melalui Optimalisasi Media Sosial

badge-check


					Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Dorong Digitalisasi UMKM Terasi di Desa Sungai Kubu Melalui Optimalisasi Media Sosial Perbesar

Rokan Hilir – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Membangun Kampung Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan program kerja “Pembuatan dan Optimalisasi Media Sosial UMKM Terasi” sebagai upaya mendukung transformasi digital pelaku usaha mikro di Desa Sungai Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir.

Program ini bertujuan membantu pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital sebagai media promosi untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk unggulan desa.

Terasi merupakan salah satu produk khas Desa Sungai Kubu yang telah lama menjadi identitas kuliner masyarakat.

Terbuat dari udang rebon maupun ikan kecil yang difermentasi secara tradisional, produk ini memiliki cita rasa dan aroma khas serta menjadi bumbu penting dalam berbagai masakan Nusantara.

Potensi tersebut menjadikan terasi sebagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi apabila didukung dengan strategi pemasaran yang tepat.

Selama ini, sebagian besar pelaku UMKM terasi masih mengandalkan pemasaran secara konvensional melalui penjualan langsung di pasar maupun dari mulut ke mulut.

Kondisi tersebut menyebabkan jangkauan pemasaran masih terbatas meskipun kualitas produk yang dihasilkan telah memenuhi harapan konsumen.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KUKERTA Universitas Riau memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM melalui pembuatan dan optimalisasi media sosial sebagai sarana pemasaran digital.

Kegiatan diawali dengan observasi dan wawancara kepada pemilik usaha untuk mengidentifikasi kondisi usaha, proses produksi, sistem pemasaran, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam mengembangkan usaha.

Hasil observasi menunjukkan bahwa terasi yang diproduksi memiliki kualitas yang baik karena dibuat menggunakan bahan baku pilihan dan melalui proses tradisional mulai dari pencucian, penggilingan, fermentasi, pencetakan hingga penjemuran.

Namun demikian, aspek promosi dan identitas usaha masih perlu ditingkatkan agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Sebagai bentuk pendampingan, mahasiswa membantu menyusun identitas digital UMKM melalui pembuatan logo sederhana, foto profil usaha, penyusunan bio bisnis, serta pembuatan akun media sosial bisnis seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan WhatsApp Business.

Tidak hanya itu, pelaku UMKM juga diberikan pelatihan mengenai cara mengelola akun bisnis, membuat konten promosi, mengambil foto produk yang menarik, menyusun caption yang informatif, memanfaatkan tagar (hashtag), hingga memberikan pelayanan kepada pelanggan melalui media sosial.

Mahasiswa juga mendampingi pembuatan konten digital berupa foto produk dan video singkat proses pembuatan terasi untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk.

Selain itu, disusun pula kalender unggahan sebagai panduan agar promosi dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Program ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa Sungai Kubu.

Penghulu Desa Sungai Kubu, Bapak Bulkrim, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KUKERTA yang telah membantu pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha lokal.

Menurutnya, pendampingan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, di mana pemasaran digital menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing produk desa dan memperluas akses pasar.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KUKERTA Universitas Riau, Sispa Pebrian, S.P., M.Si., juga menyampaikan apresiasi atas program kerja yang telah dirancang bersama oleh mahasiswa KUKERTA.

“Saya sangat senang dan mengapresiasi program kerja yang telah dirumuskan bersama oleh kelompok KUKERTA Membangun Kampung Tahun 2026. Program ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu melihat kebutuhan riil masyarakat dan menghadirkan solusi yang aplikatif. Mahasiswa bukanlah guru bagi masyarakat, melainkan menjadi jembatan transfer ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama di bangku kuliah untuk diterapkan bersama masyarakat. Melalui proses inilah mahasiswa belajar beradaptasi, berkolaborasi, dan menjadi bagian dari masyarakat sesungguhnya sebagai bekal setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Riau,” ujar Sispa Pebrian.

Menurutnya, kegiatan pendampingan digitalisasi UMKM tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku usaha, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, serta pengabdian kepada masyarakat.

Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan ekonomi masyarakat berbasis usaha mikro, Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pemberdayaan UMKM, serta Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha.

Mahasiswa KUKERTA berharap pendampingan ini dapat mendorong pelaku UMKM terasi untuk terus memanfaatkan media sosial secara optimal sehingga mampu memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan penjualan, memperkuat citra produk lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sungai Kubu secara berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, mahasiswa KUKERTA Desa Sungai Kubu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau selaku penyelenggara KUKERTA Membangun Kampung Tahun 2026 atas dukungan, pendampingan, dan kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.

Melalui program ini, Universitas Riau terus memperkuat komitmennya dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan mampu berkontribusi nyata terhadap pembangunan masyarakat.(***)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

FGD Intelijen, Kejari dan DPRD Kampar Perkuat Sinergi Antarlembaga

10 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Golkar Kampar Gelar Rapat Pleno, Bahas Sejumlah Agenda Organisasi

27 Juli 2026 - 19:52 WIB

Wabup Misharti Lantik 35 Pejabat Pemkab Kampar, Empat Pejabat Eselon II Bergeser

27 Juli 2026 - 09:32 WIB

PAN Kampar Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju 2029, Targetkan Kampar Jadi Basis Kemenangan

26 Juli 2026 - 18:50 WIB

Zukri Ingatkan Kader PDIP Riau, Berpartai Bukan Semata Mengejar Jabatan

26 Juli 2026 - 16:11 WIB

Trending di Politik
Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia