Menu

Mode Gelap
Renovasi Islamic Center Masjid Al Ikhsan Rp19,2 Miliar Tuai Apresiasi, Nuradlin: Ikon Serambi Mekkah Riau Harus Dijaga Gustami Siregar Klarifikasi Isu Tertidur Lewat Video, Tegaskan Sedang Dalam Kondisi Sakit Jalan Dibangun, Baliho Terbentang: Warga Kompak Ucapkan Terima Kasih ke Ropii Siregar Di Paripurna LKPJ, Rizki Ananda Tegaskan Laporan Tak Boleh Sekadar Formalitas Lantunkan Bait Lagu Amin Ambo, Amir Sebut Pemerataan Pembangunan di Kampar Hanya Dongeng Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kampar Eko Sutrisno Soroti Kemiskinan hingga Infrastruktur

Advertorial

Renovasi Islamic Center Masjid Al Ikhsan Rp19,2 Miliar Tuai Apresiasi, Nuradlin: Ikon Serambi Mekkah Riau Harus Dijaga

badge-check


					Renovasi Islamic Center Masjid Al Ikhsan Rp19,2 Miliar Tuai Apresiasi, Nuradlin: Ikon Serambi Mekkah Riau Harus Dijaga Perbesar

KAMPAR – Renovasi Islamic Center Kampar yang mencakup pembenahan Masjid Al Ikhsan dengan anggaran Rp19,2 miliar menuai apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Pembangunan tersebut dinilai bukan sekadar memperbaiki fasilitas fisik, melainkan upaya menjaga identitas daerah sebagai Serambi Mekkahnya Riau.

Tokoh masyarakat Kampar, Nuradlin, Kamis (16/4/2026), menyampaikan bahwa proyek renovasi tersebut mencerminkan semangat besar pemerintah daerah dalam merawat simbol keagamaan yang telah menjadi kebanggaan masyarakat.

“Ini bukan hanya sekadar membangun sebuah gedung, tetapi menjaga ikon daerah yang memiliki nilai religius dan historis. Ini juga merupakan estafet pembangunan dari kepemimpinan sebelumnya yang harus terus dilanjutkan,” ujarnya.

Menurut Nuradlin, langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Kampar patut diapresiasi, terutama di tengah kondisi kebijakan efisiensi anggaran dan dinamika regulasi keuangan yang kerap berubah. Ia menilai keputusan untuk tetap mengalokasikan anggaran besar bagi rumah ibadah menunjukkan keberanian sekaligus komitmen terhadap kepentingan umat.

“Di tengah situasi yang tidak mudah, keputusan ini adalah langkah berani yang perlu kita pandang secara positif. Ini demi kebaikan umat,” katanya.

Ia juga menanggapi sejumlah isu yang sempat muncul pascarenovasi, seperti genangan air dan persoalan ubin di beberapa bagian masjid. Menurut dia, hal tersebut merupakan bagian dari proses teknis yang menjadi tanggung jawab pelaksana proyek dan telah ditangani.

“Hal-hal seperti itu adalah bagian dari tahapan pekerjaan. Yang terpenting, persoalan tersebut sudah diatasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nuradlin berharap keberadaan Masjid Al Ikhsan yang telah direnovasi dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam beribadah, sekaligus menjadi pusat kegiatan keagamaan yang representatif.

Ia menilai masjid tersebut tidak hanya menjadi tempat menunaikan kewajiban salat, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran agama yang menghadirkan para ustaz berkualitas.

“Ke depan, kita berharap masjid ini menjadi tempat yang nyaman, sejuk, dan menjadi rujukan masyarakat. Orang-orang akan bercerita bahwa di Bangkinang ada tempat ibadah yang baik dan menenangkan,” katanya.

Nuradlin juga menegaskan bahwa pembangunan fasilitas keagamaan tidak dapat dipandang sebagai pemborosan, melainkan investasi spiritual yang memiliki nilai jangka panjang bagi masyarakat.

“Tidak ada yang namanya pemborosan untuk kemuliaan. Semua yang dilakukan untuk kepentingan umat akan menjadi amal dan membawa keberkahan bagi daerah,” ucapnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mendukung serta mendoakan agar fasilitas yang telah dibangun dapat memberikan manfaat luas dan menjadi sumber keberkahan bagi Kabupaten Kampar.

“Semoga semua pihak yang terlibat mendapatkan pahala, dan daerah ini senantiasa dilimpahi rahmat,” tuturnya.(ADV)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gustami Siregar Klarifikasi Isu Tertidur Lewat Video, Tegaskan Sedang Dalam Kondisi Sakit

15 April 2026 - 20:14 WIB

Jalan Dibangun, Baliho Terbentang: Warga Kompak Ucapkan Terima Kasih ke Ropii Siregar

14 April 2026 - 11:56 WIB

Di Paripurna LKPJ, Rizki Ananda Tegaskan Laporan Tak Boleh Sekadar Formalitas

13 April 2026 - 21:02 WIB

Lantunkan Bait Lagu Amin Ambo, Amir Sebut Pemerataan Pembangunan di Kampar Hanya Dongeng

13 April 2026 - 17:48 WIB

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kampar Eko Sutrisno Soroti Kemiskinan hingga Infrastruktur

13 April 2026 - 17:19 WIB

Trending di Advertorial