BANGKINANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar menertibkan pedagang pasar tumpah yang berjualan di depan Pasar Ramayana Bangkinang, Jumat (20/2/2026) sore. Penertiban dilakukan melalui patroli penegakan peraturan daerah guna menjaga ketertiban umum menjelang Ramadhan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Kampar, , mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari patroli rutin Satpol PP Kabupaten Kampar, khususnya di titik-titik keramaian.
Menurut Zulfikar, patroli dilaksanakan oleh Regu II Mako dengan fokus pada pengamanan dan penertiban pedagang yang berjualan di lokasi yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas serta penggunaan fasilitas umum.
Ia menjelaskan, petugas melakukan pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan langsung kepada pedagang agar tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat berjualan.
“Kami melakukan pengamanan sekaligus penertiban. Pedagang diingatkan agar berjualan di lokasi yang telah ditentukan sehingga aktivitas tetap tertib,” ujarnya.
Zulfikar menegaskan, fenomena pasar tumpah menjelang Ramadhan merupakan kondisi yang hampir selalu terjadi karena meningkatnya aktivitas masyarakat pada sore hari.
Karena itu, kata dia, Satpol PP melakukan pengawasan untuk memastikan aktivitas perdagangan tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan ketertiban umum.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta memastikan situasi tetap kondusif.
Ia menambahkan, patroli penertiban akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik keramaian lainnya di wilayah Kabupaten Kampar sebagai langkah pencegahan.
Dari hasil kegiatan, Regu II Mako Satpol PP Kabupaten Kampar melakukan pengamanan dan penertiban terhadap pedagang pasar tumpah Ramadhan di depan Pasar Ramayana Bangkinang. Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung aman dan tidak ditemukan kendala berarti.
Zulfikar mengimbau pedagang untuk mematuhi peraturan daerah, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak memperluas lapak hingga mengganggu fasilitas umum.
“Kerja sama pedagang sangat penting agar ketertiban umum tetap terjaga dan aktivitas masyarakat berjalan nyaman,” tutupnya.(Advertorial)







