Menu

Mode Gelap
Puskesmas Muara Uwai Resmi Jadi FKTP BPJS, Warga Tak Perlu Lagi ke Laboy Jaya Tak Mau Program Kesehatan Sekadar Ramai di Atas Kertas, Kadiskes Kampar Bedah Capaian Puskesmas Implementasikan Permendagri, Kesbangpol Rohil dan FKDM Kolaborasi Jalankan Aplikasi SINDRA di Kecamatan Bangko Frantino-Feby Keluar sebagai Raja Domino Haornas KONI Kampar Pola Halus, Hasil Telak! Kuda Hitam Ongah Fikri-Yulhendri Tembus Final Domino Haornas 2026 Wabup Misharti Lantik 17 Pejabat Pemkab Kampar, Sejumlah Posisi Strategis Berganti

Daerah

Siswa Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Wabup Misharti Perintahkan SPPG Tapung Hulu Tutup Sementara

badge-check


					Siswa Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Wabup Misharti Perintahkan SPPG Tapung Hulu Tutup Sementara Perbesar

TAPUNG HULU – Pemerintah Kabupaten Kampar langsung mengambil langkah tegas menyusul dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tapung Hulu, Rabu (19/8/2026).

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Program MBG Kabupaten Kampar yang juga Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, turun langsung meninjau kondisi para siswa sekaligus memastikan penanganan medis berjalan setelah menerima informasi adanya siswa yang mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan yang didistribusikan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah tersebut.

Dalam peninjauan itu, Misharti didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Pemerintah daerah memastikan para siswa yang mengalami gejala mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Tidak hanya memastikan kondisi korban, Misharti juga langsung mengambil keputusan untuk menghentikan sementara aktivitas produksi SPPG yang diduga berkaitan dengan makanan tersebut.

Ia meminta pengelola SPPG tidak melakukan produksi maupun distribusi makanan sampai proses evaluasi dan pemeriksaan terhadap sumber makanan selesai dilakukan.

“Ini tutup dulu, tidak boleh produksi dulu. Enggak boleh seperti ini. Kita mau dan kita ingin melancarkan program ini karena program ini bagus,” tegas Misharti saat melakukan peninjauan.

Menurut dia, program MBG merupakan program yang memiliki tujuan baik karena berkaitan langsung dengan pemenuhan gizi anak-anak. Karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan dengan memperhatikan standar keamanan pangan dan prosedur operasional yang telah ditetapkan.

Ia tidak ingin persoalan keamanan makanan justru merusak kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut.

“Jangan sampai ini dirusak oleh yang tidak bertanggung jawab. Sesuaikan dengan prosedur, SOP-nya, karena program ini bagus untuk anak-anak kita. Kalau sudah keracunan seperti ini, siapa yang bertanggung jawab?” ujarnya.

Misharti menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan keselamatan masyarakat, termasuk para siswa yang menjadi penerima manfaat program MBG.

“Ini masyarakat saya, anak saya, warga kita Kampar. Maka saya bertanggung jawab untuk ini. Walaupun SPPG yang melakukan, kami juga bertanggung jawab terhadap kesehatan anak-anak,” katanya.

Berdasarkan data sementara yang disampaikan Misharti saat peninjauan, puluhan siswa mendapat pemeriksaan di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Tapung Hulu.

Sebanyak 80 siswa tercatat mendapat penanganan di UPTD Puskesmas Sukaramai, Kecamatan Tapung Hulu. Sementara itu, sebanyak 65 siswa lainnya menjalani pemeriksaan di UPT Puskesmas Tapung.

Angka tersebut merupakan data yang diperoleh pemerintah daerah saat peninjauan dan masih dapat berubah seiring proses pendataan serta pemeriksaan terhadap siswa yang mengalami keluhan kesehatan.

Misharti mengatakan, pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab kejadian tersebut sebelum hasil pemeriksaan medis dan uji laboratorium terhadap sampel makanan diketahui.

Karena itu, evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses pengadaan bahan makanan, pengolahan, penyimpanan, distribusi hingga makanan diterima dan dikonsumsi para siswa.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Evaluasi harus dilakukan menyeluruh. Jangan hanya melihat pada saat makanan dibagikan, tetapi dari awal proses pengadaan bahan makanan sampai makanan tersebut disajikan kepada anak-anak,” kata dia.

Ia juga menginstruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar segera menurunkan tim medis untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan pertolongan kepada para siswa.

Puskesmas yang berada di sekitar Kecamatan Tapung Hulu dijadikan sebagai pusat penanganan awal bagi siswa dengan kondisi ringan hingga sedang. Sementara siswa yang membutuhkan penanganan lebih serius dapat dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan lanjutan.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Rumah Sakit Bangkinang disiapkan untuk menerima pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Selain itu, Rumah Sakit Tandun, jajaran kepolisian, TNI, camat, serta tenaga kesehatan turut membantu proses penanganan di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Kampar juga meminta Tim Satgas MBG melakukan investigasi terhadap sumber makanan yang diduga berkaitan dengan munculnya keluhan kesehatan pada para siswa.

Untuk memastikan penyebabnya, pemerintah daerah akan melibatkan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan pemeriksaan dan uji laboratorium terhadap sampel makanan.

Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan pemberian sanksi administratif maupun langkah hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran.

Misharti menegaskan, pemerintah tidak akan mengabaikan persoalan tersebut. Menurut dia, keselamatan anak-anak penerima manfaat harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG.

“Kesehatan anak-anak harus menjadi yang utama. Kita ingin program ini berjalan dengan baik, tetapi pelaksanaannya juga harus sesuai dengan ketentuan dan standar yang ada,” tegasnya.

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG meningkatkan pengawasan. Tidak hanya pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga pengelola SPPG, pihak sekolah, serta seluruh unsur terkait harus memastikan makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar aman untuk dikonsumsi.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak, mendukung tumbuh kembang peserta didik, serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Di Kabupaten Kampar, pelaksanaan program tersebut telah berlangsung di sejumlah wilayah dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, tenaga kesehatan hingga pengelola SPPG.

Namun, kejadian di Kecamatan Tapung Hulu menjadi perhatian serius karena menyangkut keamanan pangan dan keselamatan para penerima manfaat.

Meski demikian, Misharti memastikan insiden tersebut tidak serta-merta menghentikan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap pelaksanaan program MBG.

Menurut dia, yang harus dilakukan adalah memperbaiki sistem pengawasan dan memastikan setiap tahapan pelaksanaan program berjalan sesuai standar.

“Programnya bagus dan kami tetap mendukung program ini. Tetapi pelaksanaannya harus benar, harus mengikuti SOP, dan pengawasan harus diperketat agar kejadian seperti ini tidak kembali terjadi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat menangani para siswa sejak informasi kejadian diterima.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas bantuannya kepada Rumah Sakit Tandun, camat, puskesmas, pihak kepolisian serta TNI atas tindakan cepat dalam penanganan insiden siswa yang terkena keracunan. Semoga ke depannya tidak terjadi kembali,” kata Misharti.

Pemerintah Kabupaten Kampar kini menunggu hasil pemeriksaan medis dan uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para siswa.

Sampai hasil pemeriksaan tersebut keluar, SPPG yang berkaitan dengan kejadian itu diminta menghentikan sementara kegiatan produksinya. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian sekaligus untuk memastikan makanan yang nantinya kembali didistribusikan kepada siswa telah memenuhi standar keamanan dan kelayakan konsumsi.(***)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Puskesmas Muara Uwai Resmi Jadi FKTP BPJS, Warga Tak Perlu Lagi ke Laboy Jaya

14 September 2026 - 13:09 WIB

Tak Mau Program Kesehatan Sekadar Ramai di Atas Kertas, Kadiskes Kampar Bedah Capaian Puskesmas

11 September 2026 - 11:22 WIB

Implementasikan Permendagri, Kesbangpol Rohil dan FKDM Kolaborasi Jalankan Aplikasi SINDRA di Kecamatan Bangko

10 September 2026 - 14:14 WIB

Frantino-Feby Keluar sebagai Raja Domino Haornas KONI Kampar

9 September 2026 - 20:39 WIB

Pola Halus, Hasil Telak! Kuda Hitam Ongah Fikri-Yulhendri Tembus Final Domino Haornas 2026

9 September 2026 - 17:04 WIB

Trending di Daerah
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam