Menu

Mode Gelap
Plt Kadisdikpora Kampar: Prestasi Siswa SMPN 1 Kampar Kiri Hilir Cerminkan Komitmen Program Kampar di Hati Siswa SMPN 1 Kampar Kiri Hilir Ukir Prestasi di 10 Besar Nasional Olimpiade Literasi Kebangsaan Renovasi Islamic Center Masjid Al Ikhsan Rp19,2 Miliar Tuai Apresiasi, Nuradlin: Ikon Serambi Mekkah Riau Harus Dijaga Gustami Siregar Klarifikasi Isu Tertidur Lewat Video, Tegaskan Sedang Dalam Kondisi Sakit Jalan Dibangun, Baliho Terbentang: Warga Kompak Ucapkan Terima Kasih ke Ropii Siregar Di Paripurna LKPJ, Rizki Ananda Tegaskan Laporan Tak Boleh Sekadar Formalitas

Advertorial

Soeharto Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, Amir: Saya Hidup Berkat Program Soeharto

badge-check


					Soeharto Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, Amir: Saya Hidup Berkat Program Soeharto Perbesar

Bangkinang, Voiceriau.com – Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kampar, Min Amir Habib Efendi Pakpahan, menyambut dengan penuh rasa syukur keputusan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menetapkan Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai pahlawan nasional.

Penetapan tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional, Senin (10/11/2025), melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Dalam prosesi di Istana Negara, Prabowo menyerahkan secara simbolis gelar tersebut kepada putra ketiga Soeharto, Bambang Trihatmodjo, yang turut didampingi Siti Hardijanti Rukmana atau Tutut Soeharto.

Bagi Amir, keputusan ini bukan sekadar penghargaan terhadap sosok presiden yang memimpin Indonesia selama lebih dari tiga dasawarsa, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap jasa besar Soeharto dalam membangun fondasi sosial ekonomi bangsa.

“Saya mendukung penuh keputusan Presiden Prabowo. Banyak jasa yang telah dilakukan Pak Harto untuk negeri ini,” ujar Amir saat ditemui di Bangkinang, Senin (10/11/2025) siang.

Legislator muda yang dikenal vokal di DPRD Kampar ini mengaku memiliki ikatan emosional tersendiri dengan sosok Soeharto. Meskipun tidak mengalami langsung masa kepemimpinan sang jenderal, Amir menyebut dirinya sebagai salah satu buah nyata dari kebijakan nasional Soeharto, khususnya program transmigrasi.

“Saya mungkin tidak lahir di zaman beliau, tapi saya hidup karena program beliau. Orangtua saya adalah peserta transmigrasi yang dipertemukan oleh kebijakan nasional di era Soeharto. Dari sanalah saya ada,” tuturnya.

Amir menilai program transmigrasi di masa Orde Baru bukan hanya berhasil memeratakan pembangunan, tetapi juga memperkuat integrasi sosial di berbagai daerah.

Ia menyebut, kebijakan itu telah memberi kesempatan bagi jutaan keluarga Indonesia untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik di tanah baru.

“Saya mewakili ratusan juta anak-anak hasil program transmigrasi ingin menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto karena telah menegaskan kembali jasa besar Soeharto dengan gelar pahlawan nasional,” ungkapnya.

Sebelumnya, Amir juga pernah berziarah ke makam Soeharto di Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah. Kunjungan itu, menurutnya, merupakan bentuk penghormatan pribadi kepada sosok yang ia anggap sebagai tokoh pembangunan Indonesia modern.

“Saya pernah ke Astana Giribangun. Di sana saya benar-benar merasakan aura perjuangan dan pengabdian beliau. Apa pun kontroversinya, Soeharto telah menorehkan sejarah yang tidak bisa dihapus,” katanya menegaskan.

Bagi Amir, pemberian gelar pahlawan nasional tersebut menjadi momentum untuk melihat sejarah dengan kacamata yang lebih utuh.

“Soeharto bukan hanya milik masa lalu, tapi bagian dari perjalanan panjang bangsa ini. Kita yang hidup hari ini adalah bagian dari hasil kerja keras generasi sebelumnya,” tutup Amir.(FLS)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Plt Kadisdikpora Kampar: Prestasi Siswa SMPN 1 Kampar Kiri Hilir Cerminkan Komitmen Program Kampar di Hati

17 April 2026 - 10:30 WIB

Siswa SMPN 1 Kampar Kiri Hilir Ukir Prestasi di 10 Besar Nasional Olimpiade Literasi Kebangsaan

17 April 2026 - 09:45 WIB

Renovasi Islamic Center Masjid Al Ikhsan Rp19,2 Miliar Tuai Apresiasi, Nuradlin: Ikon Serambi Mekkah Riau Harus Dijaga

16 April 2026 - 14:51 WIB

Gustami Siregar Klarifikasi Isu Tertidur Lewat Video, Tegaskan Sedang Dalam Kondisi Sakit

15 April 2026 - 20:14 WIB

Jalan Dibangun, Baliho Terbentang: Warga Kompak Ucapkan Terima Kasih ke Ropii Siregar

14 April 2026 - 11:56 WIB

Trending di Advertorial