Bangkinang Kota, Voiceriau.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat profesionalisme aparatur kembali ditegaskan melalui pelantikan 20 Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam jabatan fungsional, Selasa (25/11/2025).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Wakil Bupati Kampar Misharti di Aula Kantor Bupati dan berlangsung tertib serta khidmat.
Agenda ini menjadi bagian dari kebijakan penataan SDM aparatur yang kini semakin diarahkan pada penguatan jabatan fungsional, sejalan dengan tuntutan kerja yang lebih spesifik, terukur, dan berbasis kompetensi.
Turut hadir Asisten III Setda Kampar Azwan serta Kepala BKPSDM Kampar, Syarifuddin. Keduanya menegaskan bahwa percepatan transformasi birokrasi hanya dapat dicapai bila aparatur yang mengisi jabatan fungsional memiliki kapasitas yang memadai dan komitmen tinggi terhadap pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Misharti menekankan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar rangkaian seremoni rutin. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat fungsional memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kinerja birokrasi semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saya harap para pejabat fungsional yang baru dilantik dapat bekerja dengan integritas dan inovasi. Jabatan ini menuntut keahlian khusus, sehingga peningkatan kompetensi harus selalu menjadi prioritas,” ujar Misharti.
Menurutnya, perubahan format jabatan struktural ke fungsional yang terus berjalan beberapa tahun terakhir bertujuan menciptakan aparatur yang lebih fokus pada bidang keahliannya masing-masing. Hal ini dinilai penting untuk menopang kualitas pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan berbasis kebutuhan publik.
Pelantikan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendorong reformasi birokrasi secara konsisten. Dengan semakin banyaknya jabatan fungsional yang terisi, struktur organisasi pemerintahan diharapkan semakin efektif dalam menjalankan fungsi pelayanan dan pembangunan daerah.
BKPSDM Kampar menyebutkan bahwa pengembangan kompetensi bagi pejabat fungsional juga akan menjadi agenda prioritas, termasuk peningkatan pelatihan teknis dan pendampingan karier sehingga setiap aparatur dapat menjalankan peran sesuai standar profesional.
Dengan pelantikan ini, pemerintah daerah berharap aparatur di Kabupaten Kampar mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu layanan publik. Tantangan kerja yang semakin kompleks, kata Misharti, harus dijawab dengan kinerja yang responsif, inovatif, dan berbasis data.
Reformasi birokrasi, lanjutnya, tidak akan berjalan tanpa komitmen aparatur di lapangan. Karena itu, pejabat fungsional yang dilantik diminta menjadi motor penggerak perubahan di instansinya masing-masing.
Pelantikan 20 pejabat fungsional ini menjadi sinyal bahwa upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Kampar terus berlanjut dan akan diperkuat melalui penataan SDM secara berkelanjutan.(FLS)







