KAMPAR KIRI – Di tengah derasnya arus modernisasi yang kian menantang pembentukan karakter generasi muda, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Kampar Kiri menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Komitmen itu ditunjukkan melalui pelaksanaan Wisuda Akbar VIII FKDT Kampar Kiri, yang mewisuda 230 santri dari 18 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), di Gedung Serba Guna Aula Kantor Camat Kampar Kiri, Minggu (14/6/2026).
Di bawah kepemimpinan Ketua FKDT Kampar Kiri, Ustadz Alpandi, kegiatan tahunan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat. Wisuda akbar ini menjadi simbol keberhasilan pendidikan diniyah dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana haru menyelimuti prosesi wisuda saat ratusan santri menerima penghargaan atas keberhasilan mereka menamatkan pendidikan diniyah. Kebanggaan turut dirasakan para orang tua dan guru, terutama ketika sejumlah santri berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an sebanyak satu hingga dua juz.
Dalam sambutannya, Ustadz Alpandi menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan belajar para santri, melainkan langkah awal untuk memperdalam ilmu agama dan memperkuat nilai-nilai Islam dalam kehidupan.
“Wisuda ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan panjang bagi para santri untuk terus belajar, mengamalkan ilmu, dan menjaga nilai-nilai keislaman di mana pun mereka berada,” ujar Alpandi.
Menurutnya, madrasah diniyah memiliki peran yang sangat penting sebagai benteng moral bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberlangsungan FKDT, mulai dari tenaga pengajar, pengelola MDTA, pemerintah, tokoh masyarakat, hingga para wali santri.

“Kami ingin madrasah diniyah terus menjadi rumah pembinaan akhlak dan keilmuan Islam. Dukungan semua pihak sangat kami butuhkan agar FKDT semakin kuat dalam menjalankan amanah ini,” katanya.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kampar Eko Sutrisno, Camat Kampar Kiri, Danramil Kampar Kiri, Kapolsek Kampar Kiri, Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain, perwakilan MUI, MDI, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kampar, Eko Sutrisno, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Ustadz Alpandi beserta seluruh jajaran FKDT dalam membina generasi muda melalui pendidikan berbasis keagamaan.
Menurut Eko, Wisuda Akbar VIII menjadi bukti nyata bahwa pendidikan diniyah masih memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter anak-anak di Kabupaten Kampar.
“Melalui pendidikan keagamaan sejak dini, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, cinta Al-Qur’an, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Eko.
Ia menilai keberadaan madrasah diniyah menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat karakter dan moral generasi penerus bangsa.
Dengan suksesnya pelaksanaan Wisuda Akbar VIII, FKDT Kampar Kiri kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam melahirkan generasi penerus yang religius, berkarakter, dan siap menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat, agama, serta bangsa.(***)







