Koto Mesjid – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau menggelar sosialisasi dan praktik pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) bersama ibu-ibu PKK Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Selasa (7/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kepala Desa Koto Mesjid ini diikuti oleh 32 peserta.
Kegiatan ini merupakan program kerja mahasiswa Kukerta Universitas Riau di bawah bimbingan Fadhiilatun Nisaa, M.I.P. Sosialisasi dipimpin oleh Azura Adelia, yang menyampaikan pentingnya pemanfaatan limbah organik rumah tangga sebagai solusi sederhana untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung kebutuhan pertanian masyarakat.
Dalam pemaparan materi, Azura Adelia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik rumah tangga menjadi pupuk yang ramah lingkungan dan bernilai guna.
“Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dapat memanfaatkan limbah dapur yang selama ini hanya dibuang menjadi pupuk organik cair yang bermanfaat. Selain mengurangi limbah rumah tangga, POC juga dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman di pekarangan maupun lahan pertanian,” ujarnya.

Suasana sosialisasi Pupuk Organik Cair (POC) yang diikuti ibu-ibu PKK Desa Koto Mesjid
Meskipun program pembuatan POC pernah dilaksanakan oleh kelompok Kukerta pada periode sebelumnya, kegiatan tahun ini kembali diadakan sebagai upaya memperluas edukasi serta memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik secara berkelanjutan.
Dalam praktik tersebut, mahasiswa memperagakan secara langsung proses pembuatan POC menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh, seperti sisa sayuran dan kulit buah-buahan, gula merah atau molase, larutan EM4, dan air bekas cucian beras.
Peserta juga diberikan penjelasan mengenai proses fermentasi hingga cara penggunaan pupuk organik cair pada tanaman.Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi.
Beberapa peserta mengaku selama ini hanya memanfaatkan limbah dapur secara sederhana, seperti menanam kulit bawang langsung ke media tanam atau menyiram tanaman menggunakan air cucian beras.
Melalui praktik ini, mereka memperoleh pemahaman baru bahwa limbah organik dapat diolah terlebih dahulu menjadi pupuk organik cair sehingga kandungan nutrisinya lebih mudah diserap tanaman dan memberikan hasil yang lebih optimal.

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau bersama ibu-ibu PKK Desa Koto Mesjid usai pelaksanaan sosialisasi dan praktik pembuatan Pupuk Organik Cair (POC).
Ketua PKK Desa Koto Mesjid, Ibu Afrianis, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kukerta Universitas Riau.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa Kukerta Universitas Riau yang telah mengadakan praktik ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan ibu-ibu PKK tentang cara mengolah limbah dapur menjadi pupuk organik cair. Semoga ilmu yang diberikan dapat diterapkan di rumah dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun tanaman,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kukerta Universitas Riau berharap masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna.
Selain membantu mengurangi limbah, penggunaan pupuk organik cair juga diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanaman sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di Desa Koto Mesjid.(***)







