KAMPAR – Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Ropii Siregar. Melalui aspirasi yang diperjuangkannya, Ropii kembali menyalurkan dukungan untuk meningkatkan fasilitas pendidikan anak usia dini di daerah pemilihannya.
Pada Kamis (20/8/2026), Ropii Siregar melanjutkan perhatian tersebut dengan membangun kanopi di Taman Kanak-Kanak (TK) Mutiara Bunda, Desa Siabu, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.
Pembangunan kanopi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan lingkungan sekolah, khususnya bagi para peserta didik yang masih berada pada usia dini. Fasilitas itu diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih terlindungi bagi anak-anak ketika melakukan berbagai aktivitas di lingkungan sekolah.
Sebelumnya, Ropii juga telah menyalurkan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada TK Mutiara Bunda melalui aspirasi yang diperjuangkannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Kampar.
Bantuan tersebut menunjukkan bahwa perhatian Ropii terhadap pendidikan tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan penunjang proses pembelajaran dan tumbuh kembang anak.
Kini, dukungan itu kembali diwujudkan melalui pembangunan kanopi. Keberadaan kanopi dinilai penting karena aktivitas pendidikan di tingkat taman kanak-kanak tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Anak-anak juga membutuhkan ruang yang aman dan nyaman untuk bermain, belajar, berinteraksi, maupun mengikuti kegiatan lainnya.
Ropii Siregar merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kampar dari daerah pemilihan (Dapil) I. Wilayah yang menjadi daerah pemilihannya meliputi Kecamatan Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, Kuok, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu.
Bagi Ropii, perhatian terhadap fasilitas pendidikan merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Aspirasi masyarakat, termasuk kebutuhan lembaga pendidikan, menurutnya perlu diperjuangkan agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dukungan terhadap TK Mutiara Bunda di Desa Siabu menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut. Setelah sebelumnya membantu menyediakan alat permainan edukatif, pembangunan kanopi menjadi kelanjutan dari perhatian terhadap kebutuhan sekolah.
Fasilitas pendidikan yang memadai dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman. Terlebih, pendidikan anak usia dini membutuhkan lingkungan yang tidak hanya mendukung kegiatan belajar, tetapi juga memberikan ruang bagi anak untuk berkembang melalui aktivitas bermain dan bersosialisasi.
Dengan adanya kanopi, pihak sekolah diharapkan memiliki fasilitas tambahan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan. Area tersebut juga dapat menjadi tempat berteduh bagi siswa maupun guru ketika kondisi cuaca tidak memungkinkan kegiatan dilakukan di ruang terbuka.
Langkah Ropii Siregar tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa aspirasi anggota DPRD dapat diarahkan pada kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, termasuk sektor pendidikan.
Menurut Ropii, perhatian terhadap pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan. Sebab, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya dimulai ketika seseorang memasuki jenjang pendidikan dasar atau menengah, tetapi sudah dimulai sejak usia dini.
Karena itu, dukungan terhadap lembaga pendidikan anak usia dini menjadi penting. Ketersediaan sarana dan prasarana yang layak diharapkan dapat membantu guru dalam menjalankan proses pembelajaran sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi anak-anak.
Pembangunan kanopi di TK Mutiara Bunda pun diharapkan tidak berhenti sebagai pembangunan fisik semata. Lebih jauh, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas pendidikan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi sekolah dan para peserta didik.
Bagi Ropii, keterlibatan dalam mendukung fasilitas pendidikan merupakan bagian dari komitmennya untuk terus menyerap dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.
Dukungan terhadap TK Mutiara Bunda menjadi salah satu bukti bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk, mulai dari penyediaan sarana pembelajaran hingga peningkatan fasilitas lingkungan sekolah.
Dengan fasilitas yang semakin memadai, TK Mutiara Bunda diharapkan dapat terus memberikan pelayanan pendidikan yang baik bagi anak-anak di Desa Siabu dan sekitarnya. Pada akhirnya, dukungan tersebut diharapkan ikut menciptakan generasi Kampar yang tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan mereka sejak usia dini.(***)







