Menu

Mode Gelap
Mengetahui Sebelum Kehilangan AI Ubah Wajah Jurnalistik, Syahrul Aidi Dorong Jurnalis Pahami Regulasi dan Keamanan Digital Musda XI Golkar Kampar Digelar 21-22 September, Penjaringan Calon Ketua Dimulai Besok Wabup Misharti Dorong Percepatan Listrik Desa, 555 Titik Baru Diusulkan untuk Kampar Puskesmas Muara Uwai Resmi Jadi FKTP BPJS, Warga Tak Perlu Lagi ke Laboy Jaya Tak Mau Program Kesehatan Sekadar Ramai di Atas Kertas, Kadiskes Kampar Bedah Capaian Puskesmas

Daerah

Wabup Misharti Dorong Percepatan Listrik Desa, 555 Titik Baru Diusulkan untuk Kampar

badge-check


					Wabup Misharti Dorong Percepatan Listrik Desa, 555 Titik Baru Diusulkan untuk Kampar Perbesar

PEKANBARU – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., membawa persoalan pemerataan akses listrik di Kabupaten Kampar ke meja koordinasi bersama PT PLN (Persero). Salah satu yang menjadi perhatian adalah percepatan elektrifikasi wilayah terisolir dengan 555 titik pemasangan listrik baru yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Hal itu disampaikan Misharti saat menghadiri Rapat Sinkronisasi Usulan Lokasi Program Listrik Perdesaan (Lisdes) dari Pemerintah Daerah serta Fasilitasi Penyiapan Lahan dan Penyelesaian Perizinan di Kantor PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepulauan Riau, Pekanbaru, Rabu (16/9/2026).

Dalam forum tersebut, Misharti secara langsung menyampaikan berbagai persoalan yang menjadi hambatan pembangunan jaringan listrik di Kampar. Mulai dari kondisi geografis, kawasan hutan dan konservasi, hingga persoalan tata ruang dan perizinan.

“Untuk jaringan yang menyusuri jalur Sungai Subayang, seperti di Desa Tanjung Belit, Muara Bio hingga Pangkalan Serai, diperlukan sinergi dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan, termasuk melalui amandemen Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Balai Besar KSDA Riau,” ujar Misharti.

Menurut Misharti, kondisi geografis sejumlah wilayah Kampar membuat pembangunan jaringan listrik membutuhkan penanganan yang berbeda dibandingkan wilayah yang aksesnya lebih mudah.

Jalur menuju sejumlah desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, misalnya, berada di kawasan yang beririsan dengan wilayah konservasi dan aliran sungai. Karena itu, pembangunan jaringan harus tetap memperhatikan ketentuan hukum dan mekanisme perizinan yang berlaku.

Pemkab Kampar, kata dia, telah menyerahkan 555 usulan titik pemasangan listrik baru kepada pihak terkait. Usulan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperluas jangkauan pelayanan listrik kepada masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Misharti menegaskan, penyelesaian persoalan listrik di wilayah terisolir membutuhkan kerja bersama antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, PLN, serta instansi yang memiliki kewenangan terhadap kawasan konservasi.

“Proses konstruksi di wilayah konservasi membutuhkan pengawasan ketat dan evaluasi koridor secara berkala sehingga memerlukan waktu penanganan yang terukur,” katanya.

Selain memperjuangkan elektrifikasi wilayah terisolir, Misharti juga membawa persoalan penataan kawasan Cagar Budaya Candi Muara Takus dalam rapat tersebut.

Ia menjelaskan, Pemkab Kampar tengah melakukan penataan kawasan Candi Muara Takus yang memiliki luas zonasi sekitar 136,6 hektare. Penataan tersebut mencakup identifikasi ulang aset dan penyelarasan tata ruang secara terpadu.

Menurut Misharti, persoalan tata ruang perlu diselaraskan dengan keberadaan infrastruktur PLTA Koto Panjang milik PLN yang berada berdampingan dengan kawasan strategis Candi Muara Takus.

“Kawasan strategis Candi Muara Takus berada berdampingan dengan zona infrastruktur PLTA Koto Panjang milik PLN. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan penyelarasan tata ruang yang tepat agar pengembangan kedua wilayah ini berjalan optimal tanpa melanggar batasan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Rapat koordinasi tersebut dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. H. Syahrial Abdi, A.P., M.Si., dan dihadiri General Manager PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepulauan Riau Didik Wicaksono, Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau Ismon Diando Simatupang, S.T., M.T., para bupati/wakil bupati se-Provinsi Riau atau yang mewakili, serta jajaran Senior Manager dan Manager PLN UP3.

Dalam agenda tersebut, Misharti didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kampar Drs. Muhammad, M.Si., serta Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kampar Irwan, AR., S.Pi.

Melalui koordinasi tersebut, Misharti berharap berbagai hambatan pembangunan jaringan listrik dapat segera dicarikan jalan keluar. Terutama untuk wilayah yang secara geografis sulit dijangkau dan membutuhkan penyelesaian khusus dari sisi perizinan.

Bagi Pemkab Kampar, perluasan akses listrik menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga ke wilayah perdesaan dan terisolir.(Adv)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mengetahui Sebelum Kehilangan

19 September 2026 - 13:35 WIB

AI Ubah Wajah Jurnalistik, Syahrul Aidi Dorong Jurnalis Pahami Regulasi dan Keamanan Digital

18 September 2026 - 20:05 WIB

Musda XI Golkar Kampar Digelar 21-22 September, Penjaringan Calon Ketua Dimulai Besok

18 September 2026 - 17:49 WIB

Puskesmas Muara Uwai Resmi Jadi FKTP BPJS, Warga Tak Perlu Lagi ke Laboy Jaya

14 September 2026 - 13:09 WIB

Tak Mau Program Kesehatan Sekadar Ramai di Atas Kertas, Kadiskes Kampar Bedah Capaian Puskesmas

11 September 2026 - 11:22 WIB

Trending di Daerah
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam