KAMPAR, voiceriau.com – Upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah pedesaan dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar melalui kegiatan bakti sosial di Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kamis (5/11/2026).
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 tahun 2026, kegiatan bertema “Sehat untuk Semua” tersebut menghadirkan sejumlah layanan kesehatan gratis, mulai dari pengobatan umum, pemeriksaan gigi dan mulut, pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), keluarga berencana (KB), hingga sunatan massal.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu dibuka langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at, M.H., didampingi Camat Kampar Kiri Hulu, Bustamar, S.Pd.
Turut hadir Kepala Puskesmas Gema beserta jajaran tenaga kesehatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pengurus organisasi profesi kesehatan se-Kabupaten Kampar, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, perangkat desa, relawan, serta masyarakat setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memperluas akses pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang berada jauh dari pusat pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan secara mudah dan gratis sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, pengobatan gratis diberikan kepada 104 orang. Sementara pelayanan kesehatan gigi dan mulut diikuti 118 orang, mulai dari anak usia sekolah hingga orang dewasa dan lanjut usia.
Selain itu, pelayanan KIA dan KB menyasar 37 ibu dan anak, sedangkan sunatan massal diikuti 21 anak.
Dinas Kesehatan juga memberikan telur dan susu kepada 34 anak sebagai bagian dari upaya mendukung pencegahan stunting.
Secara keseluruhan, kegiatan tersebut melibatkan sekitar 280 masyarakat sebagai peserta dan penerima manfaat.
Pelaksanaan bakti sosial ini didukung sembilan organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Kampar, yakni Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI), Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), dan Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI).
Keterlibatan organisasi profesi tersebut menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Usai kegiatan bakti sosial, Zulhendra bersama Bustamar melanjutkan agenda dengan meninjau bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Tanjung Belit.
Dalam peninjauan itu, keduanya melihat langsung kondisi kebersihan lingkungan, sarana, dan prasarana bangunan. Sejumlah bagian fasilitas diketahui mengalami kerusakan dan menjadi perhatian untuk dievaluasi lebih lanjut.
Hasil peninjauan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebutuhan serta tindak lanjut perbaikan sesuai kondisi di lapangan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar berharap momentum HKN ke-62 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat komitmen seluruh pihak dalam meningkatkan pemerataan pelayanan kesehatan.
Dengan semangat “Sehat untuk Semua”, pelayanan kesehatan diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.(***)







