KAMPAR – Bupati Kampar Ahmad Yuzar melalui Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Ardi Mardiansyah resmi menutup lomba pacu sampan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kabupaten Kampar, Minggu (5/4/2026).
Penutupan kegiatan yang berlangsung di Kampung Godang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang ini berlangsung meriah dan disaksikan masyarakat serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Pj Sekda, Bupati Kampar menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi. Ia menilai pacu sampan merupakan tradisi yang tidak hanya mengandung nilai olahraga, tetapi juga sarat makna kebersamaan.
“Melalui pacu sampan ini, kita dapat mempererat silaturahmi dan menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Kampar,” ujar Ardi membacakan pesan bupati.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Ahmad Yuzar, Pemerintah Kabupaten Kampar terus mendorong pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah. Hal ini dinilai penting agar kemajuan yang dicapai tetap berpijak pada kearifan lokal.
Tradisi pacu sampan sendiri telah lama berkembang di Kabupaten Kampar, khususnya di sepanjang aliran Sungai Kampar. Selain sebagai olahraga air, kegiatan ini juga menjadi bagian dari sejarah kehidupan masyarakat yang bergantung pada sungai sebagai sarana transportasi dan sumber ekonomi.
Perlombaan tahun ini diikuti oleh 25 tim dari berbagai kecamatan. Para peserta menunjukkan kekompakan dan semangat tinggi dalam setiap perlombaan, yang turut menyedot perhatian masyarakat.
Adapun hasil lomba, tim Srigala Muda dari Kecamatan Siak Hulu berhasil meraih juara pertama dengan hadiah Rp30 juta. Juara kedua diraih oleh tim CV Mikhaila dari Kecamatan Siak Hulu dengan hadiah Rp20 juta, sementara juara ketiga ditempati oleh tim Naga Laut A dari Kecamatan Kampa dengan hadiah Rp10 juta.
Sementara itu, juara harapan pertama diraih tim BSC dari Kecamatan Siak Hulu, disusul Naga Laut B dari Kecamatan Kampa sebagai harapan kedua, dan tim Kampung Godang dari Kecamatan Bangkinang sebagai harapan ketiga.
Pemerintah Kabupaten Kampar berharap kegiatan pacu sampan dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai agenda tahunan. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat setempat.(ADV)







