Bengkalis – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 Desa Muntai Barat menyelenggarakan program bimbingan belajar (bimbel) bagi anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan di desa. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap Senin dan Kamis pukul 14.00–15.00 WIB selama masa pelaksanaan Kukerta.
Program bimbingan belajar ini diinisiasi sebagai kegiatan edukatif untuk mengisi waktu luang anak-anak selama masa libur sekolah. Seiring berjalannya waktu, tingginya antusiasme peserta mendorong mahasiswa Kukerta untuk terus melaksanakan kegiatan tersebut hingga berakhirnya masa pengabdian di Desa Muntai Barat.
Dalam setiap pertemuan, mahasiswa memberikan pendampingan belajar yang disesuaikan dengan kemampuan dan jenjang pendidikan peserta. Materi yang diajarkan meliputi membaca, menulis, berhitung, mewarnai, serta penguatan kemampuan Bahasa Inggris, perkalian, dan sains. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar proses belajar berlangsung lebih menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Setiap sesi bimbingan belajar diikuti sekitar 15–20 anak, bahkan sebagian besar anak-anak telah hadir sebelum kegiatan dimulai. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat belajar anak-anak sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat.

Ketua Kukerta Berdampak Universitas Riau Desa Muntai Barat, M. Duta Satya, mengatakan bahwa bimbingan belajar merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan pendidikan di desa.
“Program bimbingan belajar ini kami rancang untuk memberikan ruang belajar yang positif bagi anak-anak, khususnya selama masa libur sekolah. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan akademik mereka, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar, rasa percaya diri, dan kebiasaan belajar yang baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Desa Muntai Barat.
Bimbingan belajar tidak hanya menjadi sarana pendampingan akademik bagi anak-anak, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun karakter, meningkatkan motivasi belajar, serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan Kukerta.







