Koto Mesjid – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau melaksanakan kegiatan pendataan potensi sektor perikanan di Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, pada 15–26 Juli 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengidentifikasi dan menghimpun informasi mengenai berbagai usaha perikanan yang berkembang di masyarakat Desa Koto Mesjid.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa Kukerta Universitas Riau yang dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Desa Koto Mesjid. Pendataan dilakukan terhadap pelaku usaha perikanan yang tersebar di empat dusun, meliputi usaha budidaya ikan, pembenihan, pengolahan hasil perikanan, serta produksi pakan mandiri.
Kegiatan pendataan bertujuan memperoleh data yang lebih terstruktur mengenai potensi sektor perikanan sebagai bahan pendukung penyusunan profil desa dan perencanaan pembangunan. Desa Koto Mesjid sendiri dikenal memiliki potensi perikanan, khususnya budidaya ikan patin, yang menjadi salah satu aktivitas usaha masyarakat.

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau melakukan wawancara dengan pelaku usaha perikanan Desa Koto Mesjid.
“Melalui pendataan ini, kami berharap dapat membantu Pemerintah Desa Koto Mesjid memiliki data yang lebih lengkap mengenai potensi usaha perikanan yang ada di masyarakat. Data tersebut nantinya dapat menjadi bahan informasi dalam perencanaan dan pengembangan sektor perikanan desa,” ujar salah satu mahasiswa Kukerta Universitas Riau.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan observasi dan wawancara secara langsung kepada para pelaku usaha. Informasi yang dihimpun meliputi jenis usaha, jumlah dan jenis kolam, luas kolam, padat tebar, kapasitas produksi, status usaha, serta wilayah pemasaran. Pendataan juga mencakup usaha pembenihan, pengolahan hasil perikanan, dan produksi pakan mandiri untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai aktivitas sektor perikanan di desa.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendatangi pelaku usaha di berbagai wilayah desa untuk melakukan pencatatan dan verifikasi informasi. Data yang telah diperoleh kemudian diperiksa kelengkapannya, dikelompokkan berdasarkan jenis usaha, dan direkapitulasi menggunakan Microsoft Excel.

Proses rekapitulasi data potensi usaha perikanan Desa Koto Mesjid.
Hasil pendataan menunjukkan bahwa sektor perikanan di Desa Koto Mesjid memiliki beragam aktivitas usaha, tidak hanya pada kegiatan budidaya ikan, tetapi juga mencakup pembenihan, pengolahan hasil perikanan, dan produksi pakan mandiri. Data yang terkumpul selanjutnya disusun menjadi basis data potensi usaha perikanan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi bagi Pemerintah Desa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Riau berharap data yang telah dihimpun dapat memberikan gambaran mengenai potensi sektor perikanan Desa Koto Mesjid dan membantu pemerintah desa dalam menyusun program pembangunan yang lebih sesuai dengan kondisi masyarakat.
Selain itu, basis data tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha perikanan serta pemanfaatan potensi ekonomi desa secara lebih terarah.







