BANGKINANG KOTA – Wakil Bupati Kampar, Dr Hj Misharti, S.Ag., M.Si., mengajak para guru PAUD dan TK se-Kabupaten Kampar untuk mendidik anak-anak dengan sepenuh hati.
Ajakan itu disampaikan saat membuka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 tahun 2025 yang digelar di Gedung Guru, Bangkinang Kota, Kamis (31/7/2025).
Menurut Misharti, pendidikan usia dini adalah fondasi penting dalam menciptakan generasi unggul yang akan membawa bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menyampaikan bahwa pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi juga soal membentuk karakter dan memberikan kasih sayang sejak dini.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial, tapi momentum bagi kita semua untuk introspeksi dan memperkuat komitmen dalam menjamin hak-hak anak,” ujar Misharti.
Ia menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak di berbagai lini.
Misharti menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
“Para Bunda PAUD dan guru TK harus mendidik anak dengan hati. Apa pun yang dibutuhkan, akan kita usahakan bersama demi masa depan mereka,” tegasnya.
Acara peringatan HAN tingkat Kabupaten Kampar ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan.
Hadir di antaranya Bunda PAUD Kabupaten Kampar Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar Ny Ricana Djayanti, dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kampar Aidil, S.H., M.Si.
Ketua IGTKI Kampar, Lusiana Faluzi, M.Pd., dalam laporannya menyebut bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 380 anak PAUD serta lebih dari 600 orang tua dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kampar.
Kegiatan ini sendiri diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kampar.
Menambah semarak acara, pendongeng nasional Kak Bagus dari Jakarta hadir untuk menghibur anak-anak melalui dongeng interaktif dan pembacaan puisi. Anak-anak tampak antusias dan ceria mengikuti sesi dongeng tersebut.
Tak hanya itu, Bunda PAUD Kampar Tengku Nurheryani juga melaunching buku cerita bergambar berjudul “Rara dan Candi Muara Takus”. Buku ini merupakan karya lokal yang ditujukan untuk memperkaya literasi anak usia dini di Kabupaten Kampar.
“Semoga buku ini bisa menjadi sarana edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus memperkenalkan sejarah dan budaya daerah,” ujar Nurheryani.
Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 tahun ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Kampar untuk terus memperkuat perhatian terhadap anak-anak, terutama dalam hal pendidikan dan perlindungan anak sejak dini.(Advertorial)







