PEKANBARU -(VOICERIAU)- Suasana haru menyelimuti SMA Olahraga Pekanbaru, Selasa (28/10/2025). Di tengah peringatan Hari Sumpah Pemuda, nama Dedi Irawan dipanggil sebagai penerima Penghargaan Pemuda Berprestasi Provinsi Riau.
Tepuk tangan pun menggema, menandai apresiasi atas kiprah seorang pemuda desa yang berhasil menembus panggung nasional. Dedi bukan sosok baru dalam dunia pemberdayaan masyarakat.
Pemuda asal Kabupaten Kampar itu melangkah ke depan dengan senyum tenang, menerima apresiasi yang menjadi puncak dari perjalanan panjangnya sebagai penggerak lingkungan di tingkat desa.
Dedi menyatakan momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas kerja keras pemuda-pemuda desa yang berjuang dari akar rumput.
“Ini bukan penghargaan untuk saya pribadi. Ini untuk semua pemuda desa yang percaya bahwa perubahan bisa dimulai dari tempat kecil,” ujarnya usai menerima piagam penghargaan.
Melalui berbagai inisiatif lingkungan di desanya, ia berhasil menorehkan prestasi membanggakan, juara III Lomba Pemuda Pelopor Desa Tingkat Nasional di bidang lingkungan yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
“Semua berawal dari kepedulian kecil terhadap lingkungan di desa kami yang memiliki potensi alam luar biasa,” kenang Dedi.
Ia bersama kelompok pemuda Desa Tanjung Belit Kecamatan Kampar Kiri Hulu memulai gerakan bersih lingkungan. Langkah sederhana itu kemudian menarik perhatian banyak pihak.
Dedi menilai penghargaan yang diterimanya dari Dispora Riau bukan hanya pengakuan atas kerja kerasnya, tapi juga dorongan moral bagi seluruh pemuda di daerah untuk terus bergerak dan berkarya.
“Kami berharap penghargaan ini bisa memantik semangat pemuda-pemuda Riau lainnya untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan desa,” ujarnya dengan senyum.
Dispora Riau menyebutkan, penghargaan Pemuda Berprestasi menjadi bagian dari upaya mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan, terutama di tingkat desa.
Bagi Dedi, perjalanan ini belum berakhir. Ia berharap gerakan pemuda desa bisa menjadi fondasi kuat bagi perubahan lingkungan dan sosial di Riau.
“Pemuda desa juga bisa hebat, asal mau bergerak,” tuturnya menutup percakapan.(FLS)







