Bangkinang, Kampar – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kampar ke-76 menjadi momentum refleksi bersama bagi seluruh elemen daerah untuk menata arah pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dengan mengusung tema “Bersama Membangun Kampar dengan Hati”, perayaan tahun ini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan ajakan moral untuk menghadirkan pembangunan yang lebih manusiawi dan berpihak pada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Kampar sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem, Eko Sutrisno, Jumat (06/02/2026).
Menurutnya, tema HUT ke-76 Kampar mengandung makna mendalam tentang pentingnya empati, kejujuran, dan kepedulian dalam setiap proses pembangunan daerah.
“Membangun Kampar tidak cukup hanya dengan program dan anggaran. Yang paling utama adalah membangun dengan hati—mendengar suara rakyat, memahami kebutuhan mereka, dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Eko.
Eko menilai, memasuki usia ke-76 tahun, Kabupaten Kampar telah melewati berbagai fase pembangunan dengan tantangan yang terus berkembang, mulai dari persoalan infrastruktur, pelayanan publik, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Oleh karena itu, pendekatan pembangunan ke depan harus lebih kolaboratif, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, DPRD, dunia usaha, maupun masyarakat.
Ia menegaskan, semangat membangun dengan hati harus tercermin dalam kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat, terutama kelompok rentan di pedesaan dan daerah pinggiran.
“Hati itu berarti keadilan sosial. Tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal. Pembangunan harus merata, dari kota hingga desa, dari pusat pemerintahan hingga pelosok,” katanya.
Sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah, DPRD Kabupaten Kampar, lanjut Eko, memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan selaras dengan kepentingan masyarakat.
Fraksi NasDem, kata dia, berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi rakyat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Menurutnya, peringatan HUT Kampar juga menjadi pengingat bagi seluruh wakil rakyat agar tidak berjarak dengan masyarakat yang mereka wakili.
“Kami di DPRD harus hadir, bukan hanya dalam forum resmi, tetapi juga di tengah-tengah masyarakat. Dari situlah hati bekerja, dan kebijakan lahir dengan nurani,” ungkap Eko.
Eko Sutrisno menyampaikan optimismenya bahwa dengan kepemimpinan daerah saat ini serta sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, Kabupaten Kampar mampu melangkah lebih maju.
Ia berharap, semangat HUT ke-76 dapat menjadi energi baru untuk memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan yang berkelanjutan.
Mari jadikan usia ke-76 ini sebagai titik tolak untuk Kampar yang lebih sejahtera, berdaya saing, dan bermartabat. Dengan kebersamaan dan hati yang tulus, saya yakin Kampar akan terus tumbuh menjadi daerah yang dibanggakan,” pungkasnya.(Advertorial)







