Kampar – Harapan keluarga untuk melihat korban kembali dalam keadaan selamat akhirnya pupus setelah tim gabungan menemukan bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (15/5/2026) malam. Jasad korban ditemukan sekitar tiga kilometer dari lokasi awal dilaporkan tenggelam, setelah pencarian berlangsung selama hampir dua hari.
Kepala Pelaksana BPBD Kampar melalui Kepala Pusdalops PB, Adi Candra Lukita, membenarkan penemuan korban tersebut. Saat dikonfirmasi, ia mengatakan tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi usai mendapat laporan dari warga.
“Ini lagi kita angkat jasad. Tim gabungan sudah menuju lokasi penemuan,” kata Adi.
Ia menjelaskan, korban ditemukan masyarakat di wilayah Desa Persiapan Pulau Belimbing, Kecamatan Kuok. Lokasi penemuan diperkirakan berjarak sekitar tiga kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam di sekitar Jembatan Pasar Kuok.
Menurut Adi, proses pencarian dilakukan selama kurang lebih 30 jam dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Kampar, Basarnas, TNI, Polri, hingga masyarakat setempat yang ikut menyisir aliran Sungai Kampar.
Selama proses pencarian, tim gabungan menghadapi arus sungai yang cukup deras serta area pencarian yang luas. Namun upaya pencarian terus dilakukan hingga korban akhirnya ditemukan pada Jumat malam.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan. Pihak keluarga meminta agar korban segera dibawa pulang ke rumah duka setelah proses penanganan awal dilakukan.
“Korban selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Kuok untuk dilakukan pembersihan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Adi.
Peristiwa tenggelamnya bocah tersebut sebelumnya menyita perhatian warga sekitar. Sejak kabar korban hilang di Sungai Kampar tersebar, masyarakat setempat turut membantu pencarian dengan menyisir bantaran sungai dan memantau sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi hanyutnya korban.(Jri)







