Menu

Mode Gelap
Golkar Kampar Gelar Rapat Pleno, Bahas Sejumlah Agenda Organisasi Wabup Misharti Lantik 35 Pejabat Pemkab Kampar, Empat Pejabat Eselon II Bergeser PAN Kampar Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju 2029, Targetkan Kampar Jadi Basis Kemenangan Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Sosialisasikan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Nenas di Desa Penampi Zukri Ingatkan Kader PDIP Riau, Berpartai Bukan Semata Mengejar Jabatan PDIP Kampar Targetkan 6-8 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Advertorial

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kinerja Lamban

badge-check


					Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kinerja Lamban Perbesar

Bangkinang Kota, – Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan tidak ada ruang bagi kinerja lamban di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar usai penyampaian laporan evaluasi Panitia Khusus (Pansus) DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.

Penegasan itu disampaikan Ahmad Yuzar dalam Rapat Paripurna DPRD Kampar yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kampar, Senin (20/4). Dalam rapat tersebut, Pansus DPRD menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi terkait pelaksanaan program pembangunan, pelayanan publik, hingga kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Menurut Ahmad Yuzar, evaluasi dari DPRD harus menjadi momentum pembenahan bagi seluruh perangkat daerah agar bekerja lebih cepat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Evaluasi ini menjadi pengingat bagi seluruh OPD dan BUMD untuk meningkatkan kualitas kerja. Tidak ada ruang bagi kinerja yang lamban atau stagnan,” kata Ahmad Yuzar di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kampar.

Ia menilai, masukan dari legislatif merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan daerah sekaligus memastikan program pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Bupati Kampar itu juga meminta seluruh kepala OPD segera melakukan evaluasi internal terhadap capaian program masing-masing, terutama program yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.

“Semua perangkat daerah harus bergerak cepat dan responsif. Program pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain menyoroti kinerja OPD, Ahmad Yuzar turut meminta jajaran BUMD meningkatkan profesionalisme dan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Menurut dia, BUMD harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah dengan tata kelola yang sehat dan transparan.

Dalam laporan yang dibacakan Pansus DPRD, sejumlah hal menjadi perhatian, mulai dari optimalisasi serapan anggaran, efektivitas program prioritas daerah, hingga peningkatan kualitas layanan publik di berbagai sektor.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kampar Misharti, Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, pimpinan DPRD, anggota dewan, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Ahmad Yuzar berharap hubungan kerja sama antara eksekutif dan legislatif terus terjaga dengan baik demi mendukung pembangunan Kabupaten Kampar yang lebih efektif dan berpihak kepada masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat penting untuk memastikan seluruh kebijakan berjalan tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tutupnya.(Adv)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wabup Misharti Lantik 35 Pejabat Pemkab Kampar, Empat Pejabat Eselon II Bergeser

27 Juli 2026 - 09:32 WIB

PAN Kampar Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju 2029, Targetkan Kampar Jadi Basis Kemenangan

26 Juli 2026 - 18:50 WIB

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Sosialisasikan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Nenas di Desa Penampi

26 Juli 2026 - 18:19 WIB

PDIP Kampar Targetkan 6-8 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

26 Juli 2026 - 16:07 WIB

Bupati Rohil Apresiasi Polda Riau Ungkap Perusakan Mangrove, Imbau Masyarakat Tak Lagi Merusak Hutan

25 Juli 2026 - 11:40 WIB

Trending di Advertorial