BANGKINANG KOTA – Venue wall panjat tebing Kabupaten Kampar kini bersolek menyambut pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Cabang Panjat Tebing Tingkat Provinsi Riau 2026. Berbagai persiapan terus dikebut agar seluruh rangkaian pertandingan yang digelar pada Jumat (17/7/2026) dapat berlangsung lancar, aman, dan sesuai standar pelaksanaan.
Kabupaten Kampar dipercaya menjadi tuan rumah untuk cabang olahraga panjat tebing dalam ajang yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau tersebut. Kompetisi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan diikuti atlet-atlet pelajar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Kampar, Khairul Azmi, mengatakan hingga Kamis (16/7/2026), seluruh persiapan venue telah mencapai sekitar 90 persen.
Tim panitia bersama pengurus FPTI terus melakukan penyempurnaan di berbagai bagian agar fasilitas siap digunakan saat perlombaan dimulai.
“Persiapan wall panjat tebing Bangkinang sudah hampir 90 persen hingga siang ini. Insyaallah malam ini seluruh pekerjaan sudah selesai sehingga venue siap digunakan untuk pelaksanaan O2SN besok,” ujar Khairul Azmi yang akrab disapa Migos.
Menurut Migos, kesiapan venue menjadi salah satu prioritas utama karena Kabupaten Kampar ingin memberikan pelayanan terbaik sebagai tuan rumah.
Selain memastikan sarana pertandingan memenuhi standar, panitia juga melakukan penataan area pendukung agar para atlet, ofisial, maupun tamu yang hadir merasa nyaman selama mengikuti kegiatan.
Ia berharap pelaksanaan O2SN tidak hanya berjalan sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan kesan positif bagi seluruh kontingen yang datang ke Kabupaten Kampar.

“Mohon doa dan dukungan bagi Kampar sebagai tuan rumah dalam menjamu seluruh tamu yang hadir. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik sehingga pelaksanaan O2SN berjalan lancar dan sukses,” katanya.
Di sisi lain, Migos juga memberikan dukungan penuh kepada para atlet panjat tebing asal Kabupaten Kampar yang akan tampil membawa nama daerah. Ia berharap hasil latihan yang telah dijalani selama ini dapat diwujudkan dalam penampilan terbaik di arena pertandingan.
“Dukungan juga kami berikan kepada atlet-atlet Kampar agar mampu menunjukkan hasil latihan yang selama ini telah dilakukan dan bisa memberikan prestasi yang membanggakan bagi daerah,” ujarnya.
Sementara itu, sebagai bagian dari tahapan akhir persiapan, panitia juga menjadwalkan pelaksanaan technical meeting pada Kamis sore.
Pertemuan tersebut akan diikuti oleh perwakilan seluruh kontingen untuk membahas berbagai aspek teknis pertandingan, mulai dari jadwal lomba, peraturan perlombaan, mekanisme penilaian, hingga hal-hal lain yang berkaitan dengan kelancaran pelaksanaan O2SN.
Pelaksanaan technical meeting diharapkan dapat menyamakan persepsi seluruh peserta sehingga setiap pertandingan berlangsung tertib, sportif, dan sesuai regulasi yang telah ditetapkan.
Kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Kampar sebagai tuan rumah cabang panjat tebing O2SN Tingkat Provinsi Riau 2026 dinilai menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menggelar ajang olahraga pelajar berskala provinsi.
Selain menjadi wadah pembinaan atlet usia sekolah, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet panjat tebing yang kelak dapat mengharumkan nama Riau di tingkat nasional maupun internasional.(FLS)







