KAMPAR – Kampar bergerak paling cepat. Dari ratusan ribu warga yang menjadi sasaran Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Riau, 417.768 warga Kampar telah menjalani pemeriksaan.
Capaian 45,2 persen itu menempatkan Kabupaten Kampar di posisi teratas dalam data capaian CKG kabupaten/kota se-Riau yang dirilis Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jumat (4/9/2026).
Angka tersebut membuat Kampar unggul tipis atas Kabupaten Rokan Hulu yang mencatat 45,1 persen. Di bawahnya terdapat Kota Dumai 43,1 persen, Rokan Hilir 34,8 persen, Pelalawan 32,7 persen, dan daerah lainnya.
Namun, capaian tertinggi itu belum membuat pekerjaan selesai.
Dari total sasaran 924.208 orang, masih terdapat sekitar 506.440 orang yang belum mengikuti pemeriksaan CKG. Artinya, lebih dari separuh sasaran masih harus dijangkau.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Zulhendra Das’at mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Dinas Kesehatan, puskesmas, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama. Kami terus mendorong masyarakat memanfaatkan program CKG untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini,” ujar Zulhendra.
Menurut dia, pemeriksaan kesehatan gratis menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan sekaligus membantu mendeteksi risiko kesehatan lebih awal.
Karena itu, jajaran kesehatan Kampar masih akan terus mengejar masyarakat yang belum mendapatkan layanan pemeriksaan.
Capaian tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat sektor kesehatan di bawah kepemimpinan Bupati Kampar Ahmad Yuzar.
Penguatan layanan kesehatan tidak hanya diarahkan pada fasilitas pelayanan, tetapi juga bagaimana masyarakat semakin mudah mendapatkan akses pemeriksaan.
Dengan posisi teratas di Riau, Kampar kini menghadapi target yang lebih besar: bukan sekadar menjadi yang tertinggi, tetapi memperlebar jangkauan hingga seluruh sasaran CKG dapat terlayani.
417.768 warga sudah diperiksa. 45,2 persen tercapai. Kampar memimpin, tetapi masih ada lebih dari setengah sasaran yang menunggu giliran.(***)







