Menu

Mode Gelap
Jalan Dibangun, Baliho Terbentang: Warga Kompak Ucapkan Terima Kasih ke Ropii Siregar Di Paripurna LKPJ, Rizki Ananda Tegaskan Laporan Tak Boleh Sekadar Formalitas Lantunkan Bait Lagu Amin Ambo, Amir Sebut Pemerataan Pembangunan di Kampar Hanya Dongeng Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kampar Eko Sutrisno Soroti Kemiskinan hingga Infrastruktur Pemkab Kampar Lantik Pejabat, Pj Sekda Tegaskan Fokus Bupati Ahmad Yuzar pada Peningkatan Kinerja Panen Raya Jagung Jadi Bukti Komitmen Bupati Kampar Dukung Petani

Advertorial

Disdikpora Kampar Dorong Sekolah Susun RKAS Sesuai Peta Mutu Pendidikan

badge-check


					Disdikpora Kampar Dorong Sekolah Susun RKAS Sesuai Peta Mutu Pendidikan Perbesar

KAMPAR, – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar menggelar audiensi dengan pihak sekolah guna memastikan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) tahun anggaran 2026 mengacu pada Rapor Pendidikan.

Audiensi tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Disdikpora Kabupaten Kampar, Bangkinang, Rabu (14/1/2026), dan diikuti oleh kepala sekolah, operator sekolah, serta bendahara.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kabupaten Kampar, Helmi, mengatakan audiensi ini bertujuan untuk memastikan program peningkatan mutu sekolah disusun berdasarkan kondisi riil yang tergambar dalam Rapor Pendidikan masing-masing satuan pendidikan.

“Rapor Pendidikan memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi sekolah berdasarkan standar pelayanan minimal, mulai dari literasi, numerasi, karakter, kepemimpinan, kualitas pembelajaran, hingga iklim sekolah,” kata Helmi.

Ia menjelaskan, data dalam Rapor Pendidikan yang diperkuat dengan hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) menjadi dasar utama dalam penyusunan program dan penganggaran sekolah.

Menurut Helmi, RKAS yang disusun sekolah harus difokuskan pada perbaikan indikator-indikator yang masih lemah atau berada pada kategori merah dalam Rapor Pendidikan.

“Sekolah harus menyusun RKAS sesuai kebutuhan nyata. Ibaratnya, membeli obat harus sesuai dengan penyakit yang ada di sekolah,” ujarnya.

Helmi menambahkan, audiensi ini dilaksanakan secara bertahap selama enam hari. Hingga hari ketiga pelaksanaan, sebanyak 33 kepala sekolah telah mengikuti kegiatan tersebut, dengan kuota 11 sekolah setiap hari.

Kegiatan audiensi ini diprioritaskan bagi sekolah dasar (SD) di setiap kecamatan yang memiliki jumlah peserta didik lebih dari 300 orang. Selain kepala sekolah, kegiatan ini juga melibatkan operator dan bendahara sekolah agar perencanaan dan pengelolaan anggaran berjalan selaras.

“Target utama kami adalah agar RKAS tahun anggaran 2026 benar-benar disusun berbasis peta mutu yang tertuang dalam Rapor Pendidikan,” kata Helmi.

Ia berharap, melalui audiensi ini, program yang dirancang sekolah dapat lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar.(Advertorial)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jalan Dibangun, Baliho Terbentang: Warga Kompak Ucapkan Terima Kasih ke Ropii Siregar

14 April 2026 - 11:56 WIB

Di Paripurna LKPJ, Rizki Ananda Tegaskan Laporan Tak Boleh Sekadar Formalitas

13 April 2026 - 21:02 WIB

Lantunkan Bait Lagu Amin Ambo, Amir Sebut Pemerataan Pembangunan di Kampar Hanya Dongeng

13 April 2026 - 17:48 WIB

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kampar Eko Sutrisno Soroti Kemiskinan hingga Infrastruktur

13 April 2026 - 17:19 WIB

Pemkab Kampar Lantik Pejabat, Pj Sekda Tegaskan Fokus Bupati Ahmad Yuzar pada Peningkatan Kinerja

13 April 2026 - 10:57 WIB

Trending di Advertorial