Menu

Mode Gelap
FPTI Kampar Apresiasi Pertamina Hulu Rokan dan Sekolah yang Dukung Pengembangan Atlet Panjat Tebing Ketua KONI Kampar Puji Pesatnya Prestasi Panjat Tebing di Bawah Kepemimpinan Khairul Azmi Kejurkab dan Kejurda Open Climbing Riau Digelar di Kampar, Bidik Lahirnya Atlet Berprestasi Aliet: Padamkan Api Sekarang, Bongkar Aktor di Baliknya Mahasiswa UNRI Hadirkan ZymeGo, Eco-Enzyme Ramah Lingkungan yang Terhubung dengan Aplikasi Pengelolaan Limbah Zymego Application Jasad Boyke Gulo Akhirnya Ditemukan

Advertorial

Fraksi Golkar Kritik Arah RAPBD Kampar 2026: Dari Infrastruktur Hingga Polemik Sekolah Rakyat

badge-check


					Fraksi Golkar Kritik Arah RAPBD Kampar 2026: Dari Infrastruktur Hingga Polemik Sekolah Rakyat Perbesar

KAMPAR, Voiceriau.com – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2026 kembali memunculkan sederet catatan kritis dari Fraksi Golkar DPRD Kampar.

Dalam rapat paripurna yang digelar Selasa (25/11/2025), Sekretaris Fraksi Golkar Min Amir Habib Efendi Pakpahan menyampaikan pandangan fraksi yang menyoroti arah kebijakan anggaran, kualitas data, hingga efektivitas sejumlah program pemerintah daerah.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kampar Zulpan Azmi, dihadiri Ketua DPRD Ahmad Taridi, Wakil Ketua Iib Nursaleh, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, serta Wakil Bupati Misharti.

Dalam penyampaiannya, Min Amir menegaskan bahwa RAPBD 2026 harus berpedoman pada MoU KUA-PPAS yang telah disepakati bersama, termasuk kewajiban pemerintah daerah memenuhi mandatory spending di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan alokasi dana desa.

Menurutnya, alokasi wajib bukan sekadar ketentuan undang-undang, tetapi kebutuhan riil masyarakat yang harus diterjemahkan ke dalam program-program konkret dan tepat sasaran.

“APBD tidak boleh hanya memenuhi angka formalitas, tetapi harus menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks,” tegasnya.

Isu pertama yang disoroti adalah infrastruktur jalan dan jembatan, terutama akses menuju sentra-sentra perkebunan masyarakat. Fraksi Golkar menilai masih banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat sehingga menghambat mobilitas hasil produksi.

“Selama komoditas warga tidak bisa keluar dengan baik, ekonomi masyarakat tidak akan bergerak. Ini harus menjadi fokus prioritas,” ujar Min Amir.

Fraksi Golkar juga mendorong pemerintah melanjutkan program rumah layak huni dan bedah rumah, yang menurut mereka sangat dibutuhkan masyarakat kurang mampu.

Namun, kritik utama muncul soal pendataan kemiskinan ekstrem yang disebut masih simpang siur. Fraksi menilai data yang tidak akurat akan menyebabkan berbagai program salah sasaran.

Permasalahan ketersediaan obat-obatan di Puskesmas ikut menjadi sorotan. Golkar meminta pemerintah memastikan pengadaan obat yang cukup dan merata.

“Ketersediaan obat adalah layanan dasar. Tidak boleh ada Puskesmas yang kehabisan stok,” katanya.

Di sektor pendidikan, Golkar menyoroti ketimpangan sarana prasarana di TK, SD, SMP hingga pondok pesantren. Selain meminta pemkab menganggarkan pakaian dan sepatu bagi siswa miskin ekstrem, mereka juga menuntut adanya beasiswa bagi mahasiswa berprestasi maupun yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Golkar juga menyoroti temuan bantuan makanan untuk siswa yang dinilai tidak layak konsumsi.

“Masih ditemukan telur kadaluarsa yang dibagikan. Pemerintah harus memastikan kualitas barang. Ini menyangkut keselamatan anak-anak,” kritik Min Amir.

Isu paling tajam muncul pada penundaan program Sekolah Rakyat oleh Pemerintah Kabupaten Kampar. Program yang berkaitan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini disebut bermasalah karena informasi yang simpang siur dan tidak transparan.

“Fraksi Golkar menyampaikan keprihatinan. Program ini bersentuhan dengan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014. Karena itu, alasan penundaan harus dijelaskan,” kata Min Amir.

Fraksi juga mempertanyakan dasar hukum penandatanganan surat oleh Wakil Bupati Kampar “atas nama Bupati”. Golkar meminta klarifikasi apakah telah ada pendelegasian kewenangan sesuai ketentuan UU 23/2014.

Sorotan ini mencerminkan kekhawatiran fraksi terhadap tata kelola pemerintahan, khususnya dalam hal akuntabilitas dan kejelasan alur pengambilan keputusan.

Di akhir pandangannya, Fraksi Golkar meminta pemerintah memperketat pengawasan penggunaan anggaran desa, terutama pada program pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting. Menurut mereka, desa berada di garis terdepan dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting.

“Anggaran desa harus dikelola efektif dan tepat sasaran. Jika desa kuat, stunting pasti bisa ditekan,” ujarnya.

Dalam pandangannya, Amir menilai pemangkasan dan tidak jelasnya alokasi beasiswa dalam beberapa tahun terakhir telah menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Banyak mahasiswa Kampar di luar daerah berjuang bertahan dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas. Ada yang bekerja sambilan, ada yang hampir putus kuliah karena biaya. Pemerintah tidak boleh menutup mata,” tegas Amir.

Ia menambahkan bahwa beasiswa harus dipandang sebagai kewajiban moral pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan pendidikan generasi muda.

“Beasiswa bukan hadiah. Ini kewajiban negara melalui pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada anak Kampar yang kehilangan masa depan hanya karena faktor ekonomi,” ujarnya

Pandangan Fraksi Golkar ini menambah daftar panjang isu strategis yang harus dijawab pemerintah daerah dalam pembahasan RAPBD 2026. Sejumlah kritik menyentuh aspek teknis hingga prinsip dasar tata kelola pemerintahan.

Dengan banyaknya catatan, pembahasan RAPBD 2026 diperkirakan berlangsung dinamis, terutama pada isu Sekolah Rakyat, akurasi data kemiskinan ekstrem, dan efektivitas bantuan sosial. Pemerintah daerah kini ditunggu jawabannya: sejauh mana masukan tersebut akan diakomodasi dalam dokumen final APBD 2026.(FLS)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

FPTI Kampar Apresiasi Pertamina Hulu Rokan dan Sekolah yang Dukung Pengembangan Atlet Panjat Tebing

28 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Ketua KONI Kampar Puji Pesatnya Prestasi Panjat Tebing di Bawah Kepemimpinan Khairul Azmi

27 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejurkab dan Kejurda Open Climbing Riau Digelar di Kampar, Bidik Lahirnya Atlet Berprestasi

27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Aliet: Padamkan Api Sekarang, Bongkar Aktor di Baliknya

27 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Mahasiswa UNRI Hadirkan ZymeGo, Eco-Enzyme Ramah Lingkungan yang Terhubung dengan Aplikasi Pengelolaan Limbah Zymego Application

25 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Trending di Politik
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam