Kabupaten Kampar – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) menjadi salah satu andalan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar dalam menekan laju inflasi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Upaya ini terus digencarkan di berbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Kampar Kiri, Kamis (09/04/2026), dengan menyasar langsung masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan pokok, terutama setelah momentum Idul Fitri.
Kepala Bidang Distribusi, Cadangan, dan Harga Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kampar, Hery Jaswadi, mengatakan GPM tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas harga, tetapi juga memperkuat daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
“Melalui GPM, masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga di bawah pasar. Ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah,” ujarnya.
Dalam setiap pelaksanaan GPM, Pemkab Kampar menyediakan berbagai komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan mie instan. Ketersediaan stok dipastikan mencukupi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi selama kegiatan berlangsung.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini terbilang tinggi. Warga rela mengantre sejak pagi untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan di pasaran.
Anggota Komisi III DPRD Kampar, Eko Sutrisno, menilai program GPM sebagai langkah efektif dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Ia mendorong agar program tersebut terus diperluas cakupannya.
“Program ini sangat membantu masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah. Ke depan harus terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak wilayah,” katanya.
Sementara itu, Lurah Lipat Kain, Andi Sukma, menyebut kehadiran GPM memberikan dampak langsung bagi warganya. Selain meringankan beban pengeluaran, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.
Pemkab Kampar menegaskan akan terus memantau perkembangan harga dan distribusi pangan di pasar guna memastikan stabilitas tetap terjaga. Melalui GPM, pemerintah daerah berharap dapat menekan inflasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(ADV)







