BANGKINANG KOTA – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Kampar, Ardi Mardiansyah, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar dalam mengendalikan inflasi daerah, mempercepat sertifikasi halal bagi pelaku usaha, serta mendukung penuh program pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Hal tersebut disampaikan Ardi usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) nasional yang digelar secara virtual, Senin (18/2/2026). Rakor tersebut membahas pengendalian inflasi yang dirangkaikan dengan sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal serta evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam program 3 juta rumah.
Ardi mengatakan, pengendalian inflasi menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli.
“Pengendalian inflasi harus dilakukan secara komprehensif. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan pasokan, menjaga distribusi tetap lancar, dan mengawasi harga kebutuhan pokok agar tetap stabil,” ujar Ardi.
Ia menjelaskan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kampar akan memperkuat sinergi dengan pelaku usaha dan stakeholder terkait untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga, terutama pada komoditas strategis.
Selain pengendalian inflasi, Ardi juga menekankan pentingnya percepatan sertifikasi halal bagi produk yang beredar di masyarakat. Menurutnya, sertifikasi halal bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi juga menjadi jaminan perlindungan konsumen serta meningkatkan daya saing produk lokal.
“Sebagai daerah dengan mayoritas penduduk muslim, Kampar memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan produk yang dikonsumsi masyarakat telah bersertifikat halal. Ini juga akan memberikan nilai tambah bagi pelaku UMKM,” katanya.
Dalam pembahasan program 3 juta rumah, Ardi memastikan Pemkab Kampar siap memberikan dukungan penuh. Dukungan tersebut meliputi penyediaan lahan, fasilitasi perizinan, hingga koordinasi dengan pengembang perumahan.
“Program 3 juta rumah merupakan solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian yang layak, sehat, dan terjangkau. Kami berkomitmen agar pelaksanaannya di Kampar berjalan optimal,” tegasnya.
Ardi berharap melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, berbagai program strategis nasional dapat terealisasi dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kampar.(ADV)







